BERITA HOT

Survei LPPM USBR: Kepuasan Publik ke Kinerja Andra Soni Tembus 80,9%

SERANG, –Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Setia Budhi Rangkasbitung merilis hasil survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Banten, Andra Soni. Hasilnya, tingkat kepuasan publik mencapai 80,9 persen.

Ketua LPPM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Wandi Assyaid, mengatakan survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 2.000 responden di 8 kabupaten/kota di Banten.

Metode yang digunakan adalah multistage systematic sampling dengan margin of error 2,2 persen.

“Hasilnya, 69,3 persen responden menyatakan sangat puas dan 11,6 persen puas. Jadi total kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Banten mencapai 80,9 persen,” kata Wandi dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, survei juga mencatat persepsi publik terhadap citra kepemimpinan Andra Soni tergolong positif.

“Sebanyak 85,9 persen responden memberikan penilaian positif terhadap citra kepemimpinan gubernur. Rinciannya, 77,2 persen sangat baik dan 8,7 persen baik,” ujarnya.

Survei tersebut juga memotret tingkat kepuasan masyarakat terhadap sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi Banten selama setahun terakhir.

Menurut Wandi, program Sekolah Gratis, Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), serta Cek Kesehatan Gratis menjadi indikator yang mendorong tingginya tingkat kepuasan publik.

Program Sekolah Gratis tercatat menjadi indikator dengan tingkat kepuasan tertinggi. Program ini dinilai memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor.

“Pada tahun pertama kepemimpinannya, gubernur menunjukkan komitmen serius merealisasikan program Sekolah Gratis. Dampaknya terlihat dari menurunnya angka kemiskinan serta meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia Banten menjadi 77,25 atau naik 0,90 poin dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Di sektor infrastruktur, masyarakat juga menilai positif percepatan pembangunan yang dilakukan Pemprov Banten. Salah satunya melalui program Bang Andra yang membangun jalan poros desa untuk menghubungkan antarwilayah.

“Program tersebut dinilai berdampak pada peningkatan aksesibilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di desa,” ujarnya.

Sementara di sektor kesehatan, Pemprov Banten disebut telah menjalankan sejumlah kebijakan seperti pengoperasian dua RSUD baru, percepatan layanan Cek Kesehatan Gratis melalui puskesmas, hingga layanan Mobile Klinik yang dilengkapi teknologi telemedicine untuk menjangkau daerah terpencil.

“Program-program itu mendorong capaian Universal Health Coverage (UHC) serta memperluas akses layanan kesehatan hingga ke desa-desa terpencil,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Kokolot Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia, Gubernur Banten Sampaikan Duka

LEBAK, – Kokolot Baduy atau tokoh masyarakat Baduy, Saidi Putra, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026).…

14 jam ago

Rutan Pandeglang Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan, Deteksi Penyakit Sejak Dini

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga…

19 jam ago

Gubernur Banten Turun Tangan, Sengketa TKIP-SDIP Pamulang Akan Dimediasi

TANGSEL, - Gubernur Banten Andra Soni turun tangan menyikapi sengketa kepemilikan dan pengelolaan TK Islam…

1 hari ago

Didesak Teken Pakta Integritas, Tiga Pimpinan DPRD Pandeglang Temui Ratusan Mahasiswa

PANDEGLANG, – Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Pandeglang turun langsung menemui sedikitnya 200 mahasiswa yang tergabung…

2 hari ago

Mahasiswa Pandeglang Soroti PAD dan Anggaran DPRD Rp1,1 Miliar: Jangan Cuma Nikmati Fasilitas!

PANDEGLANG, – Aliansi Mahasiswa Pandeglang Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten…

2 hari ago

KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Dipakai Untuk Pembinaan Olahraga

Bantenonline.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait pengadaan…

2 hari ago