BERITA HOT

Satlantas Pandeglang Sikat Truk Sumbu Tiga Bandel

 

PANDEGLANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang mulai bergerak menindak truk sumbu tiga yang nekat melintas di jalur perkotaan Kabupaten Pandeglang, Banten. Langkah tegas ini dilakukan setelah banyaknya keluhan masyarakat soal truk pasir asal Lebak Selatan yang dinilai bikin macet sekaligus merusak jalan.

Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Senna Indiarto menegaskan, seluruh personel di lapangan sudah diperintahkan untuk menindak kendaraan yang melanggar aturan, terutama truk sumbu tiga yang masuk ke kawasan kota.

“Petugas kami sudah diperintahkan melakukan penindakan terhadap truk sumbu tiga yang melanggar aturan dan masuk jalur perkotaan,” tegas AKP Senna kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, penindakan dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan di wilayah perkotaan Pandeglang.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mengingatkan para sopir dan perusahaan angkutan agar mematuhi aturan jalur operasional kendaraan berat yang sudah ditetapkan pemerintah daerah.

Anggota Satlantas Polres Pandeglang saat melakukan peningkatan terhadap truk sumbu tiga melintas di Jalan Raya Ahmad Yani tepatnya Curugsawer (Serang-Pandeglang).

Sebelumnya diberitakan, kondisi jalan di Kota Pandeglang kembali dikeluhkan warga. Ruas jalan provinsi hingga jalan nasional disebut rusak parah akibat terus dilintasi ratusan truk sumbu tiga pengangkut pasir dan batu dari wilayah Lebak Selatan.

Aktivis Badan Pemantau Pembangunan Provinsi Banten (BP3B), Aang Kunaefi, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurut dia, perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah selama ini seperti tak ada hasilnya.

“Meski beberapa kali diperbaiki DPUPR Provinsi Banten, jalan di Kota Pandeglang tetap rusak dan amblas. Bahkan sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga menelan korban jiwa. Ini harus segera ditindak tegas oleh kepolisian dan Dishub,” ujar Aang.

Mantan aktivis 1998 itu juga heran lantaran truk sumbu tiga masih bebas melintas di perkotaan, padahal larangannya sudah jelas diatur dalam Peraturan Bupati Pandeglang Nomor 8 Tahun 2007.

“Larangan kendaraan sumbu tiga masuk wilayah perkotaan itu sampai sekarang belum dicabut. Tapi kenyataannya masih banyak yang bebas lewat,” katanya. (Red)

Deni

Recent Posts

Ketum KNPI Serukan Pemuda Kompak Dukung Prabowo, Ancam Anarkis Saat Sumpah Pemuda Ditindak Tegas

JAKARTA, – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr. H. Ali Hanafiah, SE.,…

8 jam ago

Hotel Tentrem Jakarta Gelar ASMARANALA Wedding Showcase, Hadirkan 35 Vendor dan Hadiah Bulan Madu

bantenonline.com - Merencanakan pernikahan bukan sekadar menentukan lokasi dan dekorasi. Ada banyak detail yang perlu…

2 hari ago

Endan Umar, ASN Humanis yang Jadi Perekat Wartawan dan DPRD, Kini Hijrah ke Kementerian Haji

PANDEGLANG, – Ada masa untuk bertugas, ada masa untuk melangkah ke tempat baru. Prinsip itulah…

2 hari ago

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

2 hari ago

Andra Soni Dukung Pelestarian Baduy, 70 Ribu Bibit Pohon Ditanam

LEBAK, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga kelestarian…

2 hari ago

Angka Kematian Bayi di Lebak Capai 149 Kasus Sepanjang 2026

LEBAK, – Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 149 kasus sepanjang 2026.…

3 hari ago