TANGERANG RAYA

Sarang Tawon Vespa Raksasa di Permukiman Padat Tangerang Berhasil Dievakuasi

KOTA TANGERANG – loSarang tawon vespa berukuran besar berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug dari dua lokasi permukiman padat di Kota Tangerang, Jumat (27/03/2026). Salah satu sarang bahkan mencapai diameter sekitar 70 sentimeter.

Dua titik evakuasi berada di Kecamatan Larangan dan Perumahan Ciledug Indah 2, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah. Keberadaan sarang tersebut sempat membuat warga resah karena lokasinya berada di lingkungan padat dengan aktivitas tinggi, termasuk anak-anak.

Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Proses evakuasi dilakukan pada malam hari untuk mengurangi risiko sengatan, mengingat pada waktu tersebut koloni tawon berada di dalam sarang.

Dalam prosesnya, petugas menggunakan kapas untuk menutup lubang sarang serta cairan kimia khusus guna melumpuhkan tawon sebelum sarang diturunkan secara hati-hati.

Didin, pemilik rumah di Perumahan Ciledug Indah 2, mengaku tidak menyadari keberadaan sarang tersebut hingga ukurannya membesar dalam beberapa bulan terakhir.

“Awalnya kami tidak memperhatikan, tiba-tiba sudah besar saja. Kami khawatir karena daerah sini padat penduduk dan banyak anak-anak yang sering lalu-lalang. Alhamdulillah, belum ada korban sengatan, dan kami langsung lapor ke tim Damkar,” ujarnya.

Komandan Regu (Danru) 3 UPT Damkar Ciledug, Syuhada, menjelaskan bahwa evakuasi pada malam hari merupakan prosedur standar dalam penanganan tawon vespa.

“Kami menerima laporan langsung dari warga dan segera meluncur. Evakuasi dilakukan malam hari karena jika siang hari sangat berisiko bagi warga sekitar. Alhamdulillah, proses di dua titik ini berjalan lancar tanpa kendala berarti,” jelasnya.

Evakuasi sarang berukuran jumbo tersebut memakan waktu sekitar 40 menit. Setelah berhasil diturunkan, sarang kemudian dibawa ke Pos Damkar Ciledug untuk dimusnahkan.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan sarang tawon vespa di lingkungan sekitar, mengingat sengatannya dapat berbahaya dan berpotensi fatal.

redaksi

Recent Posts

Andra Soni Ingin Anyer Kembali Jadi Tujuan Favorit Wisatawan Domestik

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni ingin kawasan wisata Anyer kembali menjadi tujuan utama wisatawan…

2 jam ago

Disparbud Pandeglang Raih Stand Terbaik di Exciting Banten Festival 2026, Cikadu Jadi Kawasan Berbasis KI

SERANG, –Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang meraih penghargaan sebagai stand terbaik pada ajang…

5 jam ago

Pesta Laut Carita Meriah, Bupati Pandeglang Apresiasi Panitia Ruwat Laut

PANDEGLANG, –Pesta Laut atau Ruwat Laut di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, berlangsung meriah pada Sabtu…

7 jam ago

Dedi DM Mandalawangi Santuni 300 Anak Yatim dan Duafa di Pandeglang

PANDEGLANG, –Kesuksesan H. Dedi Saeful, Direktur Utama Wisata Air Tirta Persada Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, tak…

10 jam ago

Mutasi Besar di Polda Banten, Wakapolda hingga 2 Kapolres Berganti

BANTEN, –Polri kembali melakukan rotasi jabatan. Sejumlah pejabat utama (PJU) dan kapolres di jajaran Polda…

13 jam ago

Wagub Banten Dimyati Apresiasi Turnamen Maung Cup 3, Diikuti 32 Klub

SERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi penyelenggaraan Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup…

1 hari ago