EDUKASI

Relawan TIK Edukasi 360 Murid Baru SMPN 2 Mauk agar Bijak Bermedia Sosial

TANGERANG, –Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Provinsi Banten bersama SMP Negeri 2 Mauk memberikan edukasi literasi digital kepada 360 murid baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang dikemas melalui program Relawan TIK Goes to School (REGOS) itu mengusung tema “Literasi Digital: Sopan Santun dan Bijak Bermedia Sosial untuk Menunjang Pembelajaran yang Baik”.

Ketua Relawan TIK Provinsi Banten sekaligus Trainer Literasi Digital, Taufiq, mengatakan literasi digital menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kemampuan dan pemahaman agar mampu memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.

“Literasi digital memiliki empat pilar, yaitu Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital atau disingkat CABE. Keempatnya menjadi bekal penting dalam menggunakan teknologi digital,” kata Taufiq.

Ia menekankan bahwa sopan santun dan kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial harus berlandaskan empat pilar tersebut. Pengguna media sosial juga diingatkan untuk berhati-hati karena setiap aktivitas di dunia digital meninggalkan jejak digital.

“Etika berlaku di mana saja, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Kita harus sopan kepada siapa pun, berpikir kritis terhadap informasi, tidak mudah menyebarkan komentar negatif, serta memahami bahwa jejak digital bersifat permanen,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan permainan edukatif, simulasi, bernyanyi, dan menari bersama. Relawan TIK turut membagikan berbagai hadiah kepada peserta yang aktif mengikuti kegiatan.

Kepala SMPN 2 Mauk, Rohimat, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai edukasi literasi digital penting untuk membangun budaya belajar yang positif di lingkungan sekolah.

“Terima kasih kepada Relawan TIK Provinsi Banten yang telah memberikan edukasi kepada murid baru kami. Kami terus membangun budaya literasi, termasuk literasi digital, agar siswa SMPN 2 Mauk semakin cakap memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Rohimat juga mengungkapkan, hingga kini belum ada kasus penyalahgunaan teknologi digital maupun perundungan siber di lingkungan sekolahnya. Meski demikian, pihak sekolah terus melakukan pembinaan bersama berbagai pihak untuk mencegah potensi terjadinya cyberbullying.

“Kami terus mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, beretika kepada teman, orang tua, dan guru. Pencegahan harus dilakukan bersama agar lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Komisi IV DPRD Pandeglang Desak Polisi dan Inspektorat Usut Kasus Obat Keras Hilang di RSUD Aulia Menes

PANDEGLANG, –Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang mendesak kepolisian dan Inspektorat mengusut tuntas kasus hilangnya ratusan…

4 jam ago

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wagub Banten Sebut Sinergi Antar Lembaga Berbuah WTP 10 Kali

SERANG, –DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran…

6 jam ago

Hadiri Raker APPSI, Andra Soni Sebut UMKM Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Daerah

LOMBOK BARAT, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat pemberdayaan usaha…

7 jam ago

KH Aman Syairi AS Wafat, Alumni STAI Babunnajah: Kami Kehilangan Guru dan Sosok Orang Tua

PANDEGLANG, –Kabar duka datang dari dunia pendidikan Islam dan Nahdlatul Ulama (NU) di Banten. Ulama…

9 jam ago

Ketua DPRD Pandeglang Apresiasi TMMD ke-129: Buka Akses Jalan hingga Dongkrak Ekonomi Warga

PANDEGLANG, –Ketua DPRD Pandeglang H. Tb. Agus Khotibul Umam mengapresiasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun…

10 jam ago

TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Dimulai, TNI Tancap Gas Bangun Infrastruktur Desa

PANDEGLANG, –Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0601/Pandeglang resmi dimulai.…

11 jam ago