BERITA HOT

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Anak Kader PKS di Cilegon, Terkait Utang Kripto

CILEGON, – Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap Muhammad Axle Herman Milier (9), anak seorang politisi PKS bernama Maman Suherman, yang terjadi di Perumahan BBS 3, Kota Cilegon. Kasus tersebut dilatarbelakangi motif pencurian untuk melunasi utang akibat kerugian dalam perdagangan aset kripto.

Pelaku berinisial AH (31), warga asal Palembang, Sumatera Selatan. AH diketahui bekerja di sebuah perusahaan swasta dan mengontrak rumah di wilayah Citangkil, Kota Cilegon.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan motif ekonomi menjadi faktor utama dalam kasus tersebut.

“Motif utama adalah ekonomi. Pelaku melakukan pencurian untuk mendapatkan uang karena terlilit utang akibat kerugian besar dari investasi kripto,” terang Kombes Pol. Dian saat konferensi pers di Mapolres Cilegon, Senin (5/1/2025).

Korban Muhammad Axle Herman Milier (9) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Perumahan BBS 3, Kota Cilegon, pada Selasa (16/12/2025).

Dian menjelaskan, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat pagar dan mencongkel jendela menggunakan kunci yang telah dimodifikasi. Namun saat berada di dalam rumah, aksinya diketahui korban sehingga rencana pencurian berubah menjadi tindak kekerasan.

“Pelaku kemudian membekap korban dan menusuknya menggunakan pisau yang telah dibawa,” kata Dian.

Dari hasil pemeriksaan ponsel pelaku, beberapa jam sebelum kejadian AH sempat mengirim pesan kepada istrinya yang berisi niat melakukan pencurian. Namun niat tersebut ditolak oleh sang istri. Meski demikian, pelaku tetap menjalankan aksinya seorang diri.

Dalam setiap aksinya, pelaku menggunakan helm, masker, sepatu, dan sarung tangan untuk menghilangkan jejak. Hal ini menguatkan dugaan bahwa pelaku merupakan spesialis pembobol rumah mewah.

Kombes Pol Dian juga mengungkapkan, sebelum kejadian pelaku dan istrinya memiliki modal awal sekitar Rp400 juta untuk berinvestasi di aset kripto. Dari modal tersebut, pelaku sempat meraih keuntungan hingga Rp4 miliar.

“Namun karena belum puas, keuntungan itu kembali diputar hingga akhirnya mengalami kerugian besar,” ujarnya.

Untuk menutupi kerugian tersebut, pelaku meminjam uang dari berbagai sumber, antara lain Bank Mandiri sebesar Rp700 juta, koperasi tempatnya bekerja Rp70 juta, serta pinjaman online sebesar Rp50 juta. Pinjaman itu kembali digunakan untuk bermain kripto, namun kembali merugi hingga akhirnya pelaku nekat melakukan aksi kriminal.

Pengungkapan kasus ini melibatkan Ditreskrimum Polda Banten, Satreskrim Polres Cilegon, Tim Inafis Bareskrim Polri, Mabes Polri, serta tim Kedokteran Forensik RSUD Kota Cilegon.

Atas perbuatannya, penyidik menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 jo Pasal 339 KUHP, Pasal 458 ayat (1) dan ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023, serta Pasal 80 ayat (3) jo Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ini kejahatan serius, apalagi korbannya anak-anak. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Dian. (Red)

Deni

Recent Posts

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

5 jam ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

7 jam ago

25 Tahun Menanti, Warga Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

SERANG, –Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menyambut antusias pembangunan Jembatan Piano yang digagas…

8 jam ago

Gubernur Andra Soni Sambut Banten Jadi Tuan Rumah HUT Ikatan Notaris Indonesia ke-118

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi jajaran Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Gedung Negara…

10 jam ago

Wagub Banten Laporkan Program Sekolah Gratis ke KSP Dudung

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf…

10 jam ago

Asda III Banten Buka Pelatihan Kepemimpinan, 159 ASN Ikuti PKA dan PKP

PANDEGLANG, –Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti, SE, MSi, membuka Pelatihan…

12 jam ago