BERITA HOT

Polisi Selidiki Kecelakaan Tunggal di Depan SDN 5 Sukaratu, 12 Saksi Diperiksa

PANDEGLANG, –Satlantas Polres Pandeglang, Polda Banten masih menyelidiki kecelakaan tunggal yang menewaskan dua orang di depan SDN 5 Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang. Sejauh ini, polisi telah memeriksa 12 saksi.

Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Burhanudin Surya Muhammad, S.Tr, S.IK mengatakan pihaknya belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kita belum menetapkan tersangka karena masih dalam penyelidikan dan telah dilakukan pemeriksaan 12 saksi. Nanti akan dilakukan gelar perkara,” ujar Surya kepada media, Senin (4/5/2026).

Surya menjelaskan, polisi masih mendalami penyebab kecelakaan dengan mengumpulkan alat bukti, mulai dari keterangan saksi hingga hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil gelar perkara akan menjadi dasar untuk menentukan ada tidaknya tersangka.

Sementara itu, pengemudi yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui masih dalam kondisi sakit. Sedangkan para korban selamat masih menjalani perawatan di RSUD Pandeglang.

“Sudah dijelaskan dalam pasalnya tidak boleh membawa kendaraan dalam kondisi sakit, dan itu sudah jelas akibat kelalaian menyebabkan orang meninggal dunia,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi, bertambah menjadi dua orang.

Kecelakaan terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

Sebelumnya, seorang siswa sekolah dasar, Tb. M. Atharul Millal, meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kedua, Dewi Handayani, meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat menjalani perawatan di RSUD Berkah Pandeglang.

Dewi sebelumnya mengalami luka serius setelah tertabrak saat berjualan di depan sekolah.

Dengan bertambahnya korban meninggal, total korban dalam peristiwa tersebut mencapai sembilan orang. Dua orang meninggal dunia, sementara tujuh lainnya masih menjalani perawatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dewi sehari-hari berjualan takoyaki di depan SDN Sukaratu 5. Ia tinggal di Komplek Perumahan Ciputri, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

Ketua RT setempat, Endang, membenarkan bahwa Dewi merupakan warganya. Ia menyebut korban dikenal ramah dan baik selama tinggal di lingkungan tersebut.

“Betul, beliau warga kami yang mengontrak di Blok C5. Orangnya baik dan ramah,” kata Endang saat dihubungi. (Red)

Deni

Recent Posts

Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa

TANGERANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

11 jam ago

Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air Bersih di Lebak Aman Selama Kemarau

LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air…

14 jam ago

Oktober 2026, Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal Tak Kantongi Sertifikat Halal, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Pidana

PANDEGLANG, – Seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia, baik barang konsumsi maupun produk industri, wajib…

20 jam ago

Disdikpora Pandeglang Benahi Fasilitas Olahraga, Optimistis PAD Tembus Rp 271 Juta

PANDEGLANG, – Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus…

21 jam ago

Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi Rakyat

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menilai turnamen sepak bola yang digelar masyarakat bukan sekadar…

1 hari ago

Dongkrak UMKM Kuliner, Gedung Juang Pandeglang Gelar Lomba Karaoke Berhadiah Jutaan Rupiah

PANDEGLANG, – Paguyuban Wisata Kuliner Gedung Juang menggelar Lomba Karaoke All Genre (GELORA) 2026 sebagai…

2 hari ago