BERITA HOT

Percepat Reformasi Birokrasi, Layanan Publik di Pandeglang Jadi Sorotan

PANDEGLANG, – Memasuki satu tahun kepemimpinan Dewi-Iing, kebutuhan layanan masyarakat di Kabupaten Pandeglang dinilai semakin meningkat. Sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari pendidikan formal dan nonformal, infrastruktur, kesehatan, administrasi kependudukan, hingga peningkatan ekonomi serta keamanan dan kenyamanan warga.

Pengamat kebijakan publik Tabrani SH mendesak pemerintah daerah segera mempercepat reformasi birokrasi agar pelayanan lebih optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat di 35 kecamatan dan 339 desa/kelurahan.

“Layanan dasar tidak boleh ditunda dengan alasan apa pun. Ini menyangkut wajah Pandeglang hari ini dan ke depan. Kepemimpinan Dewi-Iing jangan terlalu banyak alasan. Jabatan yang kosong harus segera diisi dan praktik rangkap jabatan seperti pelaksana tugas (Plt) sebaiknya dihentikan,” kata Tabrani kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, kekosongan jabatan serta rangkap tugas berpotensi menurunkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan seluruh regulasi pemerintahan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Optimalkan tugas, fungsi, kewenangan, dan kewajiban ASN untuk melayani masyarakat tanpa terkecuali. Kalau ada pejabat yang tidak mampu, sebaiknya mundur,” ujarnya.

Tabrani juga mengingatkan agar birokrasi tidak terjebak pada banyaknya konsep dan aturan yang justru memperumit situasi di lapangan.

“Pandeglang tidak butuh banyak konsep dan aturan yang ribet. Yang dibutuhkan kerja nyata sesuai kondisi riil masyarakat saat ini,” tambahnya.

Ia turut menyoroti peran DPRD agar tidak pasif dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Dewan harus berani bersikap terkait keterlambatan pengangkatan, rotasi, dan mutasi SDM birokrasi. Jangan menunggu ada aksi dulu baru bergerak. Kalau takut, jangan jadi wakil rakyat,” tegasnya.

Menurut Tabrani, DPRD dapat menggunakan kewenangannya dengan memanggil pihak eksekutif maupun pejabat terkait.

“Kalau perlu gunakan hak angket atau interpelasi untuk memastikan tata kelola di Pemkab Pandeglang berjalan sesuai harapan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. Kepala BPSDMD Kabupaten Pandeglang juga belum dapat dimintai tanggapan. (Red)

Deni

Recent Posts

Hari Kelima Pencarian 8 Orang Hilang, Basarnas Temukan Jeriken hingga Jaket Merah

PANDEGLANG, – Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…

2 jam ago

Hari Kelima Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Kapolda Banten: Masih Nihil

PANDEGLANG, – Pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kelima.…

4 jam ago

Hari Kelima, Wamen Komdigi Pantau Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

PANDEGLANG, – Upaya mencari lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…

6 jam ago

Waka II BAZNAS Banten Standby di Dapur Umum Posko Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK

PANDEGLANG, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten turun tangan membantu operasi pencarian lima…

7 jam ago

JNI dan Aliansi Masyarakat Anti Matel Geruduk Kantor Adira Lebak

LEBAK, – Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten bersama Aliansi Masyarakat Anti Matel menggelar aksi unjuk…

23 jam ago

Warga Carita Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang

PANDEGLANG, – Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak…

24 jam ago