EDUKASI

Pemprov Banten Siapkan Teknologi Modern untuk Petani Milenial Usai Magang di Jepang

SERANG, –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen menyiapkan teknologi pertanian modern bagi petani milenial yang selesai mengikuti program magang di Jepang.

Plt. Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Provinsi Banten, Dr Nasir, mengatakan dukungan itu diberikan agar para peserta bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat selama magang.

“Sepulang dari magang, mereka kerap menghadapi kendala dalam penerapan teknologi modern. Karena itu, Pemprov Banten bersama legislatif akan menyiapkan alat dan teknologi yang dibutuhkan,” kata Nasir kepada wartawan, Kamis (8/4/2026) usai acara pelepasan tersebut.

Ia menyebut hal tersebut juga telah disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat acara pelepasan peserta. Para petani milenial itu akan belajar teknologi pertanian di Jepang selama 1-2 tahun.

Nasir berharap, kelompok tani yang dibentuk para peserta di daerah bisa difasilitasi peralatan modern. Dengan begitu, mereka dapat menularkan ilmu kepada generasi muda lainnya.

“Harapannya mereka tidak hanya belajar, tapi juga jadi penggerak petani milenial di Banten,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 21 petani milenial asal Banten diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program magang. Pelepasan dilakukan oleh Gubernur Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (8/4) pagi.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Pertanian yang dilaksanakan setiap tahun di berbagai provinsi. Tahun ini, jumlah peserta menjadi yang terbanyak sejak program dimulai pada 1984.

Dalam kesempatan itu, Andra meminta para peserta memanfaatkan peluang tersebut dengan maksimal dan pulang membawa inovasi.

“Masih banyak lahan tidur di Banten. Itu harus digarap setelah kalian pulang,” tegasnya.

Menurut Andra, potensi pertanian di Banten cukup besar, apalagi didukung letak geografis yang dekat dengan Jakarta sebagai pasar utama.

“Kita unggul dari sisi transportasi. Ini harus dimanfaatkan,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov Banten terus berbenah mulai dari irigasi, akses distribusi hingga pasar untuk menarik minat generasi muda di sektor pertanian.

“Pasarnya jelas dan kebutuhannya tinggi. Pertanian itu menjanjikan,” ujarnya.

Andra juga mengingatkan tidak semua orang mendapat kesempatan tersebut. Karena itu, peserta diminta serius belajar dan siap berkontribusi setelah kembali ke daerah. (Red)

Editor (Deni)

Recent Posts

IPM Banten 2025 Naik Jadi 77,25, DPRD Sebut Bukti Kebijakan Tepat Sasaran

SERANG, –Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten tahun 2025 tercatat mencapai 77,25 poin. Angka ini…

44 menit ago

AHY-Dimyati Sidak Kampung Nelayan Mauk, Dari Kumuh Jadi Kinclong

TANGERANG, –Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bareng Wakil Gubernur…

11 jam ago

Andra Soni Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pendidikan

JAKARTA, –Gubernur Banten, Andra Soni meraih penghargaan sebagai kepala daerah peduli pendidikan dalam ajang KWP…

11 jam ago

Tak Main-Main, Tangsel Siap Total Gelar Porprov Banten 2026

Bantenonline.com – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak setengah hati. Kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga…

12 jam ago

Mediasi Deadlock, Gugatan Napi Vs Lapas IIA Serang Lanjut Sidang

SERANG, –Mediasi gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan narapidana Cepi Sayfudin terhadap Lapas Kelas…

15 jam ago

Arif Rahman Soroti Maraknya Tambang Ilegal di Banten

SERANG, - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Arif Rahman menyoroti maraknya tambang…

17 jam ago