BERITA HOT

Pemprov Banten Gandeng KPK Bangun ASN Berintegritas Lewat E-Learning

YOGYAKARTA, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat komitmennya membangun birokrasi bersih dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerja sama ini fokus pada pelaksanaan program percontohan pembelajaran elektronik (e-learning) untuk meningkatkan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN).

MoU ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi, dan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana. Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto, turut menyaksikan penandatanganan yang digelar di Benteng Vredeburg, Yogyakarta, dalam rangkaian Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Senin (8/12/2025).

Dorong Terwujudnya Banten Bebas Korupsi

Sekda Banten, Deden Apriandhi, menyebut kerja sama ini sebagai bukti keseriusan Pemprov Banten membangun birokrasi berintegritas. Menurutnya, penguatan integritas ASN penting untuk mewujudkan visi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah: “Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi.”

Program e-learning yang dijalankan bertajuk “E-Learning Petty Corruption: Integrity Ranger”, sebuah platform digital untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas kepada ASN.

“ASN harus terus meningkatkan kapasitas, disiplin, dan integritas agar pelayanan publik semakin bersih dan profesional,” kata Deden.

KPK: Teknologi Jadi Instrumen Penguatan SDM

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengatakan metode e-learning dipilih untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam peningkatan kualitas ASN secara fleksibel dan berkelanjutan.

“Ini adalah pembelajaran elektronik yang sudah disiapkan untuk memperkuat integritas. Kita semua adalah penjaga integritas sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Setyo.

Ia menambahkan, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi indikator penting dalam penilaian Indeks Persepsi Korupsi (IPK), sehingga peningkatan kompetensi dan kedisiplinan ASN menjadi langkah strategis memperbaiki ekosistem birokrasi.

Sebelum acara puncak Hakordia 2025, rombongan Pemprov Banten juga mengikuti sejumlah kegiatan pendukung, seperti peluncuran platform Integrity Ranger, talkshow pemanfaatan e-learning sebagai media pembelajaran integritas, hingga workshop percontohan pembelajaran integritas berbasis elektronik. (Red)

Deni

Recent Posts

Andra Soni Gandeng Muhammadiyah, Bentengi Anak dari Dampak Negatif Digital

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…

7 menit ago

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

2 jam ago

Ketua LSM Turun Gunung, Ikut Tanam Pohon di Pulosari

PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…

6 jam ago

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…

6 jam ago

Wagub Banten Sebut IKKM Jadi Pengikat Keluarga Minang

PANDEGLANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebut Ikatan Kesejahteraan Keluarga Minang (IKKM) berperan penting…

9 jam ago

Andra Soni Apresiasi PERSI Banten, Dorong Layanan Kesehatan Makin Dekat ke Masyarakat

TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi dukungan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten…

21 jam ago