TANGERANG RAYA

Pemkab Pandeglang Targetkan PAD 2026 Capai Rp 336 Miliar

PANDEGLANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama DPRD Pandeglang menyepakati target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp 336,87 miliar. Target tersebut disepakati dalam pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) 2026.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pandeglang Ramadani mengatakan, penetapan target PAD itu merupakan hasil pembahasan lanjutan antara eksekutif dan legislatif.

“Target PAD Kabupaten Pandeglang dalam RAPBD 2026 yang sudah disepakati bersama sebesar Rp 336.872.133.082,” ungkap Ramadani kepada media, Selasa (23/12/2025).

Ramadani menjelaskan, target PAD 2026 mengalami penurunan dibandingkan angka awal dalam nota pengantar RAPBD. Pada tahap awal, PAD ditargetkan sebesar Rp 366.955.076.000.

“Dalam pembahasan awal dengan DPRD, target PAD turun menjadi Rp 342.957.319.688. Setelah pembahasan lanjutan, akhirnya disepakati menjadi Rp 336.872.133.082,” ujarnya.

Dengan demikian, total penurunan target PAD dari angka awal mencapai sekitar Rp 30,08 miliar.
PAD Pandeglang tahun 2026 bersumber dari empat komponen utama. Pajak daerah menjadi penyumbang terbesar dengan target Rp 174.034.879.021. Sementara retribusi daerah, baik pelayanan kesehatan BLUD maupun non-BLUD, ditargetkan sebesar Rp 18.671.526.570.

Selanjutnya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, seperti dividen BUMD (Bank BJB, Perumdam, dan BPR), ditargetkan Rp 11.916.360.983. Adapun lain-lain PAD yang sah, termasuk pendapatan dari 39 BLUD, sebesar Rp 132.249.366.508.

“Kontribusi terbesar masih berasal dari sektor pajak daerah,” ucap Ramadani.

Untuk mencapai target PAD 2026, Bapenda Pandeglang menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Salah satu strategi yang akan kami lakukan adalah meningkatkan pendapatan PBB. Tahun depan kami akan intens turun ke kecamatan dan desa untuk melakukan cash opname,” katanya.

Selain itu, evaluasi pendapatan akan dilakukan secara berkala.

“Kalau perlu, evaluasi dilakukan setiap bulan untuk memastikan pendapatan sesuai target,” pungkas Ramadani. (Red)

Deni

Recent Posts

Sibernet Foundation Bantu Korban Kebakaran di Cibaliung, Salurkan Material Bangunan dan Beasiswa

PANDEGLANG, –Korban kebakaran di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, kembali menerima bantuan untuk mempercepat pembangunan rumah…

7 jam ago

Wagub Banten Dimyati Sebut Wanita Pembawa Sukses, Ini Alasannya

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah menyebut wanita memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi…

12 jam ago

Bank ABS Pindah ke Pusat Kota Pandeglang, Bidik UMKM hingga Edukasi Keuangan

PANDEGLANG, –PT BPR Amal Bhakti Sejahtera (Bank ABS) resmi memindahkan kantor pusatnya dari Kecamatan Labuan…

13 jam ago

Hindari Jalan Berlubang, Dua Pemotor Terlindas Truk di Carita, Satu Tewas

PANDEGLANG, –Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor dan sebuah truk pengangkut material…

17 jam ago

DM Travel Mandalawangi Rutin Gelar Jumat Berbagi, Santuni Anak Yatim dan Bagikan Ratusan Nasi Kotak

PANDEGLANG, – DM Wisata Air Tirta Persada yang juga bergerak di bidang travel haji dan…

18 jam ago

Ibis Gading Serpong Hadirkan Ragam Penawaran Spesial Untuk Keluarga, Bisnis dan Komunitas

siarnitas.id - Di pertengahan tahun 2026, ibis Gading Serpong terus menghadirkan berbagai inovasi melalui pengalaman…

20 jam ago