BERITA HOT

Pemkab Pandeglang Salurkan BLTS Kesra 2025 kepada 97.770 KPM

PANDEGLANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 kepada puluhan ribu warga.

Program dari pemerintah pusat ini digulirkan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, Iik Ichromni, mengatakan BLTS diberikan selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2025. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Rp 300.000 per bulan atau dicairkan sekaligus sebesar Rp 900.000.

“Penyaluran dijadwalkan berlangsung selama satu minggu, mulai Minggu, 23 November hingga Jumat, 28 November 2025,” ungkap Iik kepada  media, Jumat (28/11/2025).

Penyaluran BLTS Kesra dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan berbagai mekanisme, antara lain jemput bola ke desa-desa, layanan di kantor pos, dan pencairan di kecamatan.

“Kami harap pihak pos bisa langsung mendatangi desa agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan,” ujarnya.

Tahun ini, BLTS Kesra disalurkan kepada 97.770 KPM yang tersebar di 35 kecamatan dan 339 desa/kelurahan di Pandeglang. Pendataan penerima mengacu pada Basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (BDTKS) Kementerian Sosial. Sebelum pencairan, petugas melakukan verifikasi lapangan atau ground check untuk memastikan kelayakan penerima.

“Prioritas diberikan kepada desil 1 dan 2. Banyak juga ditemukan penerima yang sudah meninggal sehingga harus diganti,” kata Iik. Ia menambahkan, kondisi hunian juga menjadi salah satu indikator verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

Iik menegaskan bahwa penyaluran BLTS tidak boleh disertai pungutan apa pun. Dinsos telah berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia dan mengeluarkan imbauan agar bantuan diterima utuh oleh KPM.

“Kalau ada indikasi pungli atau pemotongan, kami minta masyarakat segera melapor. Akan langsung kami tindak lanjuti,” tandasnya.

Monitoring penyaluran dilakukan oleh pendamping dan pengawas lapangan untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Menurut Iik, masyarakat menyambut baik program BLTS Kesra. Banyak di antara penerima merupakan warga miskin ekstrem yang belum pernah mendapatkan bantuan lain seperti PKH atau BPNT.

“Masyarakat bergembira. Harapannya bantuan ini bisa dipergunakan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Terkait keberlanjutan program, Iik menyebut masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

“Ini bantuan tunai sementara. Jadi, belum tahu ke depan seperti apa,” imbuhnya. (Red)

Deni

Recent Posts

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

52 menit ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

3 jam ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

1 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

2 hari ago

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…

2 hari ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

2 hari ago