BERITA HOT

Pasar Badak Bakal Disulap Jadi Modern, Pedagang Siap Go Digital

PANDEGLANG, –Kabar baik buat warga Pandeglang. Pemkab setempat berencana merevitalisasi Pasar Badak yang kondisinya kini memprihatinkan. Pasar legendaris yang dibangun awal 2000-an itu bakal ditata ulang total agar lebih modern, bersih, dan nyaman.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Pandeglang, Bunbun Buntaran, mengakui kondisi pasar saat ini sudah banyak mengalami kerusakan.

“Kalau kita lihat, banyak yang bocor, lembab. Memang sudah waktunya direvitalisasi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/4).

Menurutnya, Pemkab Pandeglang sudah bergerak cepat dengan mengajukan proposal ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Dari tiga pasar yang diusulkan, yakni Pasar Picung, Pasar Bojong, dan Pasar Badak, pemerintah pusat memberi sinyal fokus lebih dulu ke Pasar Badak.

“Alhamdulillah sudah ada lampu hijau. Proposal juga sudah kita lengkapi, mulai dari DED, FS sampai dokumentasi,” jelasnya.

Konsep yang diusung bukan sekadar pasar modern, tapi juga tetap humanis. Artinya, selain rapi dan bersih, pasar tetap ramah bagi pedagang dan pembeli.

“Kita ingin pasar yang bersih, sehat, nyaman. Konsepnya pasar humanis, pasar Pancasila,” katanya.

Tak berhenti di situ, Pasar Badak juga disiapkan menjadi pasar digital percontohan di Pandeglang. Nantinya, para pedagang bakal didorong melek teknologi.

“Ke depan bisa pakai QRIS. Pedagang juga kita edukasi agar bisa jualan online, tidak hanya menunggu pembeli datang,” ungkap Bunbun.

Pemkab pun sudah mulai melakukan sosialisasi kepada pedagang. Bahkan, sekitar 30 perwakilan pedagang sudah diundang untuk mendapat penjelasan langsung.

“Kita ingin pedagang paham kondisi pasar sekarang dan pentingnya pembangunan ulang,” ujarnya.

Soal relokasi, pemerintah menyiapkan beberapa opsi tempat sementara, seperti di sekitar Terminal Kadubanen, Terminal Labuan, hingga Pasar Timur.

“Kita siapkan alternatif, nanti disesuaikan dengan kapasitas,” katanya.

Untuk anggaran, proyek ini diperkirakan menelan biaya besar, bahkan bisa tembus di atas Rp50 miliar. Revitalisasi kemungkinan akan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Konsepnya bisa sampai empat lantai dengan kapasitas 700 sampai 800 kios,” bebernya.

Rencananya, tim dari Kemendag dan Kementerian PU bakal turun langsung ke Pandeglang akhir April ini untuk melakukan penilaian.

“Semoga bisa segera terealisasi dan Pasar Badak jadi percontohan pasar modern yang bisa mendongkrak ekonomi masyarakat,” tandasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

5 jam ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

7 jam ago

25 Tahun Menanti, Warga Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

SERANG, –Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menyambut antusias pembangunan Jembatan Piano yang digagas…

8 jam ago

Gubernur Andra Soni Sambut Banten Jadi Tuan Rumah HUT Ikatan Notaris Indonesia ke-118

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi jajaran Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Gedung Negara…

9 jam ago

Wagub Banten Laporkan Program Sekolah Gratis ke KSP Dudung

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf…

10 jam ago

Asda III Banten Buka Pelatihan Kepemimpinan, 159 ASN Ikuti PKA dan PKP

PANDEGLANG, –Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti, SE, MSi, membuka Pelatihan…

11 jam ago