BERITA HOT

Miris! Lansia di Pandeglang Tinggal di Saung Samping Kandang Kerbau

PANDEGLANG, –Nasib pilu dialami Mbah Kalman, lansia asal Kampung Pamaisan, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Di usia senjanya, ia hidup sebatang kara di sebuah saung bambu reyot yang berdiri tepat di samping kandang kerbau.

Sudah sekitar 10 tahun terakhir Mbah Kalman bertahan hidup di gubuk berukuran sekitar 2,5 x 1,5 meter itu. Kondisinya jauh dari layak huni. Tak ada listrik, dinding seadanya, dan nyaris tanpa perabot rumah tangga.

Di dalam saung hanya terlihat beberapa pakaian yang dibungkus sarung serta botol bekas air mineral. Untuk makan sehari-hari, Mbah Kalman mengandalkan belas kasih warga sekitar yang rutin memberinya makanan.

Sebuah gubuk yang menjadi tempat tinggal Mbah Kalman selama belasan tahun.

Mantan Ketua RT Kampung Pamaisan, Sasam, mengatakan Mbah Kalman memang sudah lama tinggal di kubuk tersebut.

“Sejak saya jadi RT, beliau sudah tinggal di situ. Kondisinya memang memprihatinkan dan tidak layak dihuni. Tapi beliau tetap memilih tinggal di sana,” kata Sasam kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Menurut Sasam, dirinya beberapa kali mengajak Mbah Kalman tinggal di rumahnya. Namun ajakan itu selalu ditolak.

“Sudah sering saya ajak tinggal di rumah, tapi beliau tetap ingin tinggal di kubuk itu,” ujarnya.

Ia juga mengaku sudah berkali-kali mengusulkan bantuan rumah layak huni kepada pemerintah desa. Namun hingga kini belum ada realisasi bantuan.

“Untuk makan sehari-hari dibantu tetangga sekitar, termasuk saya. Mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah,” harapnya.

Sasam salah seorang warga saat memberikan keterangan tepat di depan gubuk yang jadi tempat tinggal Mbah Kalman.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Panimbang Jaya, Ade Nurdin, mengaku prihatin setelah mengetahui kondisi Mbah Kalman. Pihaknya berjanji segera mengupayakan bantuan melalui Baznas dan pemerintah daerah.

“Kami akan membuat proposal sesuai prosedur ke Baznas kabupaten, provinsi hingga pusat agar Mbah Kalman mendapatkan bantuan tempat tinggal yang layak,” kata Ade.

Pihak desa juga akan berkoordinasi dengan kecamatan serta TKSK agar lansia tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Kisah Mbah Kalman disebut menjadi potret masih adanya warga lanjut usia di pelosok Pandeglang yang hidup dalam keterbatasan tanpa dukungan keluarga maupun tempat tinggal yang layak. (Yus)

Deni

Recent Posts

Hari Kelima, Wamen Komdigi Pantau Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

PANDEGLANG, – Upaya mencari lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…

2 jam ago

Waka II BAZNAS Banten Standby di Dapur Umum Posko Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK

PANDEGLANG, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten turun tangan membantu operasi pencarian lima…

3 jam ago

JNI dan Aliansi Masyarakat Anti Matel Geruduk Kantor Adira Lebak

LEBAK, – Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten bersama Aliansi Masyarakat Anti Matel menggelar aksi unjuk…

19 jam ago

Warga Carita Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang

PANDEGLANG, – Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak…

19 jam ago

Bapera Banten Gelar Doa Bersama, Doakan 8 Orang Hilang di Selat Sunda

SERANG – Kepedulian terhadap lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…

1 hari ago

Gubernur Andra Soni Ikut Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda

PANDEGLANG, – Gubernur Banten Andra Soni ikut langsung dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak…

1 hari ago