EDUKASI

Lebak Gelontorkan Rp8,5 Miliar untuk Insentif Guru Ngaji dan Pimpinan Ponpes

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,5 miliar untuk insentif pimpinan pondok pesantren (ponpes), guru magrib mengaji, guru madrasah diniyah, serta guru madrasah non-ASN pada 2026.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lebak, Iyan Fitriyana mengatakan, insentif tersebut akan disalurkan pada pekan ketiga Ramadan. Program ini menjadi bentuk perhatian pemda terhadap peran strategis ponpes dan guru ngaji dalam membina generasi muda serta memperkuat pendidikan keagamaan di Lebak.

“Insentif ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pimpinan pesantren dan para guru dalam memberikan pendidikan agama yang berkualitas kepada santri dan masyarakat,” ujar Iyan saat Safari Ramadan Gubernur Banten Andra Soni di Masjid Kampung Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Jumat (27/2/2026) yang juga dihadiri Bupati Hasbi A Jayabaya dan Jajaran Forkompinda Lebak.

Ia menjelaskan, program insentif keagamaan ini sudah berjalan sejak era kepemimpinan Mulyadi Jayabaya. Setiap tahun, nominal anggaran disesuaikan dengan jumlah penerima yang telah terverifikasi.

Pada 2026, Bupati Lebak M Hasbi Asyidiki Jayabaya juga menambahkan insentif bagi guru madrasah non-ASN yang belum menerima tunjangan sertifikasi.

“Alhamdulillah, di bulan Ramadan ini Bupati memberikan insentif untuk guru madrasah non-ASN. Ini bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Lebak,” katanya.

Adapun besaran insentif tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni:
– Guru Madrasah Diniyah Rp600 ribu per orang.
– Pimpinan Ponpes Rp900 ribu per orang.
– Guru Magrib Mengaji Rp250 ribu per orang.
– Guru Madrasah Non-ASN Rp250 ribu per orang.

Jumlah penerima yang telah terverifikasi meliputi Guru Madrasah Diniyah 5.425 orang, Pimpinan Ponpes di 28 kecamatan sebanyak 1.600 orang, Guru Magrib Mengaji 10.481 orang, serta Guru Madrasah Non-ASN sekitar 5.000 orang.

Sementara alokasi anggaran masing-masing kategori yakni Guru Madrasah Diniyah Rp3,25 miliar, Pimpinan Ponpes Rp1,44 miliar, Guru Magrib Mengaji Rp2,62 miliar, dan Guru Madrasah Non-ASN Rp1,25 miliar.

“Total anggaran insentif keagamaan dari APBD 2026 kurang lebih Rp8,5 miliar,” jelas Iyan.

Penyaluran dana akan dilakukan melalui bank kepada organisasi pimpinan ponpes dan organisasi guru madrasah, dengan penyerahan simbolis oleh Bupati Lebak.

Iyan menegaskan, program ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga investasi sumber daya manusia berbasis pendidikan agama. Dengan dukungan tersebut, ponpes dan guru ngaji diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak, Kiyai Ade Bujhaerimi, mengapresiasi komitmen Pemkab Lebak dalam mendukung sektor keagamaan.

“Ini kebijakan yang baik dan sudah diwariskan sejak kepemimpinan Bupati JB,” ujarnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Petani Banten Ditarget Makin Sejahtera, Panen Padi Tembus 12,88 Ton per Hektare

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni ingin petani di wilayahnya makin sejahtera. Salah satu jurusnya,…

1 jam ago

Patroli Rutin Polres Pandeglang Gencar Tegur Pelanggar Lalu Lintas

PANDEGLANG, – Satlantas Polres Pandeglang rutin menggelar patroli simpatik untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Dalam…

5 jam ago

Masyarakat Terbantu, Pemerataan Akses Pendidikan Gubernur Andra Soni Semakin Berkeadilan

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah…

8 jam ago

DPRD Pandeglang Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Melorot Rp170 Miliar

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang resmi menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran…

22 jam ago

Tak Sekadar Kejar Target, Andra Soni Ingin Semua Warga Banten Sehat Lewat CKG

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni tak ingin Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya sekadar…

23 jam ago

Balik ke Sekolah, Mentrans Iftitah Jadi Pembina Upacara Saya Datang Sebagai Alumni, Bukan Menteri

PANDEGLANG, – Ada yang spesial dari kunjungan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara ke SMP…

1 hari ago