PANDEGLANG, –Jembatan gantung Blengbeng di Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhirnya rampung dibangun. Proyek ini diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan oleh TNI bersama warga.

Jembatan sepanjang 75 meter tersebut dibangun oleh prajurit Kodim 0601/Pandeglang dan Yonif TP 842/Badak Sakti dengan melibatkan masyarakat setempat secara gotong royong.

Camat Cikeusik, Wahyu Awaludin, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut. Ia menegaskan, jembatan ini menjadi akses penting bagi warga.

“Jembatan gantung Blengbeng ini sangat vital. Sebelumnya, banyak warga mengalami kecelakaan karena kondisi jembatan yang tidak layak,” ungkap Camat Wahyu kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Ia menyebut, pembangunan ini menjadi bukti kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar.

BACA JUGA :  Pemkab Lebak Dukung Program Sekolah Rakyat,100 Siswa Siap Ikuti KBM

“Alhamdulillah, pembangunan bisa selesai tepat waktu berkat kerja sama yang baik,” ujarnya.

IMG-20260318-WA0003-300x200 Jembatan Blengbeng di Cikeusik Rampung Dibangun TNI, Warga Kini Lebih Aman Beraktivitas
Kondisi jembatan blengbeng di Kecamatan Cikeusik yang kondisinya sebelum dibangun TNI.

Kepala Desa Cikeusik, Enur, juga mengapresiasi kerja keras para prajurit dan warga yang terlibat dalam pembangunan.

“Mereka bekerja siang dan malam. Hujan dan panas tidak menjadi hambatan,” katanya.

Menurutnya, hal ini menunjukkan pengabdian nyata TNI kepada masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.

Sementara itu, Rudi, warga Kampung Blengbeng, mengaku jembatan tersebut sudah lama dinantikan. Apalagi sejak jembatan sebelumnya ambruk pada 2022.

“Dulu kami sempat memperbaiki sendiri, tapi sering rusak karena material terbatas. Sekarang jembatan sudah kokoh dan sangat membantu aktivitas kami,” kata Rudi.

BACA JUGA :  Pemkab Pandeglang Siapkan Hibah Parpol Rp1,9 Miliar di APBD 2026

Dengan rampungnya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan semakin lancar dan risiko kecelakaan bisa ditekan. (Red)