TANGERANG SELATAN — Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi makanan ringan dan minuman manis di pagi hari bisa membantu memulai hari dengan energi penuh. Namun faktanya, beberapa menu sarapan yang terlihat “sehat” justru bisa menjadi pemicu penyakit jika dikonsumsi terus-menerus.
Menurut para ahli gizi, kesalahan memilih menu sarapan adalah penyebab utama tubuh cepat lelah, berat badan sulit turun, dan meningkatnya risiko penyakit metabolik.
Berikut tujuh makanan dan minuman yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia saat pagi hari, namun ternyata bisa merusak kesehatan tubuh tanpa disadari:
Ahli gizi dari Universitas Indonesia, Dr. Rahma Nurul, menjelaskan bahwa kesalahan umum masyarakat adalah mengira sarapan ringan seperti roti, kopi, atau teh manis sudah cukup menggantikan makanan bergizi seimbang.
“Tubuh sebenarnya membutuhkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar tetap bertenaga. Kalau sarapan hanya gula dan lemak, tubuh mudah lemas dan rentan sakit,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).
Ia merekomendasikan menu sarapan sehat seperti oatmeal, telur rebus, buah segar, dan air putih hangat untuk menjaga metabolisme tubuh. Selain itu, sarapan sebaiknya dilakukan maksimal dua jam setelah bangun tidur agar kadar gula darah tetap stabil.
Kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat kini semakin penting, terutama di tengah gaya hidup serba cepat. Mengawali hari dengan pilihan makanan yang tepat bukan hanya soal energi, tapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan tubuh.
SERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan para orang tua untuk memberikan pendidikan agama…
PANDEGLANG, –Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 16 Juni 2026 menjadi…
LEBAK, –Warga dan pekerja di area tambang pasir sedot PT Pasir Alam Makmur (PAM), Desa…
BANTEN, –Rata-rata lama sekolah di Provinsi Banten meningkat pada 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi…
TANGERANG, – Gerakan 'Banten Teduh Tangerang Sejuk' yang digagas Banksasuci Foundation bersama Koalisi Aktivis Lingkungan…
SERANG, –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendorong gerakan ayah mengambil rapor anak ke sekolah saat pembagian…