GAYA HIDUP

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Maxim Pandeglang Edukasi Konservasi Terumbu Karang di Sekolah

PANDEGLANG, – Upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini terus dilakukan di wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang. Salah satunya melalui kampanye edukasi konservasi terumbu karang yang menyasar para siswa di sejumlah sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan materi pembelajaran yang dirancang khusus, dilengkapi buku catatan dan brosur informatif mengenai pentingnya terumbu karang bagi ekosistem laut.

Materi edukasi menjelaskan peran terumbu karang sebagai habitat berbagai jenis ikan, pelindung garis pantai dari abrasi, hingga ancaman yang dihadapi, seperti pencemaran laut dan perubahan iklim. Seluruh materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.

Koordinator program pendidikan, Muhaimin yang juga pimpinan Maxim di wilayah Pandeglang, mengatakan Kabupaten Pandeglang memiliki kekayaan biodiversitas laut yang perlu dijaga. Karena itu, pendidikan lingkungan dinilai harus dimulai sejak usia dini.

“Ketika seorang anak memahami bahwa terumbu karang bukan sekadar batu di bawah laut, melainkan organisme hidup yang menjadi rumah bagi ribuan makhluk, maka rasa tanggung jawab terhadap lingkungan akan mulai tumbuh,” terang Muhaimin.

Ia menilai, sebagai daerah yang memiliki potensi kelautan besar, masyarakat perlu memahami bahwa terumbu karang merupakan fondasi penting bagi ekosistem laut.

“Pandeglang memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Tugas kami membantu anak-anak memahami bahwa menjaga laut dimulai dari literasi lingkungan dan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program tersebut juga mendapat respons positif dari para siswa. Salah seorang peserta mengaku baru mengetahui bahwa terumbu karang merupakan makhluk hidup yang sangat rentan terhadap kerusakan.

“Saya baru tahu kalau terumbu karang itu bukan batu biasa. Sekarang kalau ke pantai saya selalu mengingatkan keluarga agar tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menginjak terumbu karang,” tuturnya.

Para pemerhati pendidikan lingkungan menilai kampanye seperti ini akan lebih efektif jika dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari proses belajar di sekolah. Buku catatan dan brosur yang dibagikan tidak hanya menjadi cendera mata, tetapi juga bahan belajar yang dapat dibaca kembali bersama keluarga maupun teman.

Melalui edukasi tersebut, diharapkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut terus tumbuh dan berubah menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. (Red)

Deni

Recent Posts

HUT ke-55 Korpri Pandeglang Resmi Dibuka, Puluhan Lomba Digelar hingga 26 November

PANDEGLANG, – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Pandeglang…

1 hari ago

Banten Borong Dua Gelar di Festival Dalang Anak Nasional, Rizqi Juara 1!

JAKARTA – Prestasi membanggakan ditorehkan dalang cilik asal Banten di panggung nasional. Dua wakil Banten…

1 hari ago

Pengurus Gerindra se-Banten Dilantik, Dasco Panaskan Mesin Politik Menuju Kemenangan 2029

TANGERANG, – Partai Gerindra mulai memanaskan mesin politik di Provinsi Banten. Seluruh pengurus Dewan Pimpinan…

5 hari ago

Pengurus DPC PKB Pandeglang 2026-2031 Dikukuhkan, Nawawi Dorong Anggaran Pesantren dan Madrasah

PANDEGLANG, – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pandeglang periode 2026-2031…

6 hari ago

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Cak Imin Panaskan Mesin Partai, Targetkan Kemenangan Pemilu 2029

PANDEGLANG, – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mulai memanaskan mesin…

6 hari ago

Hari Kelima Operasi Patuh Maung 2026, Polisi Masih Temukan Banyak Pelanggaran Tak Pake Helm hingga Main HP

PANDEGLANG – Operasi Patuh Maung 2026 yang digelar Satlantas Polres Pandeglang memasuki hari kelima, Jumat…

6 hari ago