BERITA HOT

IPM Banten 2025 Naik Jadi 77,25, DPRD Sebut Bukti Kebijakan Tepat Sasaran

SERANG, –Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten tahun 2025 tercatat mencapai 77,25 poin. Angka ini naik 0,90 poin atau 1,18 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 76,35 poin.

Kenaikan IPM tersebut ditopang seluruh dimensi penyusunnya. Tercatat, indikator Umur Harapan Hidup tumbuh 0,48 persen, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) mengalami percepatan hingga 3,58 persen.

Anggota DPRD Banten Budi Prajogo menilai capaian ini menjadi bukti kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berjalan tepat sasaran.

“Dengan capaian IPM 77,25, Banten tidak hanya melampaui target, tetapi juga menunjukkan arah pembangunan yang semakin inklusif dan berkeadilan,” ujar Budi, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, peningkatan IPM tak lepas dari sinergi kebijakan daerah dan pemerintah pusat. Di tingkat daerah, program sekolah gratis yang diinisiasi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah dinilai membuka akses pendidikan lebih luas.

“Program ini mengurangi beban biaya rumah tangga, sehingga anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi punya kesempatan yang sama untuk sekolah,” katanya.

Ia menyebut, program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta pada tahun ajaran 2025-2026 berdampak positif. RLS Banten pada 2025 mencapai sekitar 9,38 tahun, naik dari 9,05 tahun pada 2024.

“Kenaikan sekitar 0,33 tahun ini signifikan dan menunjukkan semakin banyak penduduk menempuh pendidikan lebih lama,” ujarnya.

Selain itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) juga meningkat menjadi sekitar 13,5 tahun. Angka ini mencerminkan peluang generasi muda mengakses pendidikan ke jenjang lebih tinggi semakin terbuka.

“Peningkatan ini menjadi fondasi penting dalam mendorong kualitas sumber daya manusia,” imbuhnya.

Di sisi lain, Budi menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat turut memperkuat capaian IPM, baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi.

“Program ini memastikan anak-anak mendapat asupan gizi memadai, sehingga lebih sehat dan fokus belajar,” katanya.

Ia menambahkan, MBG juga menggerakkan ekonomi lokal melalui rantai pasok yang melibatkan petani, UMKM, hingga tenaga distribusi.

“Dampaknya terlihat dari Gini rasio Banten yang turun menjadi 0,312 pada 2025. Kesenjangan pendapatan semakin menurun,” ujarnya.

Budi menegaskan sinergi antara program sekolah gratis dan MBG menjadi kunci peningkatan IPM di Banten.

“Pendidikan yang terjangkau dan gizi yang terjamin menciptakan generasi lebih siap, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap capaian tersebut bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depan.

“Peningkatan IPM ini bukan sekadar angka, tetapi bukti pembangunan inklusif melalui pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Pemprov Banten Tata CSR, Andalkan Dunia Usaha Dukung Pembangunan Non-APBD

SERANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menata potensi tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate…

3 jam ago

Petani Banten Ditarget Makin Sejahtera, Panen Padi Tembus 12,88 Ton per Hektare

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni ingin petani di wilayahnya makin sejahtera. Salah satu jurusnya,…

6 jam ago

Patroli Rutin Polres Pandeglang Gencar Tegur Pelanggar Lalu Lintas

PANDEGLANG, – Satlantas Polres Pandeglang rutin menggelar patroli simpatik untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Dalam…

10 jam ago

Masyarakat Terbantu, Pemerataan Akses Pendidikan Gubernur Andra Soni Semakin Berkeadilan

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah…

13 jam ago

DPRD Pandeglang Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Melorot Rp170 Miliar

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang resmi menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran…

1 hari ago

Tak Sekadar Kejar Target, Andra Soni Ingin Semua Warga Banten Sehat Lewat CKG

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni tak ingin Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya sekadar…

1 hari ago