BERITA HOT

Gubernur Banten Gelar Panen Raya di Kramatwatu, Ikuti Konferensi Video dengan Presiden

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menggelar panen raya padi bersama Kelompok Tani Tunas Harapan di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (7/1/2026).

Panen raya tersebut dirangkaikan dengan panen raya nasional yang dilaksanakan secara daring melalui konferensi video bersama Presiden Prabowo Subianto. Panen raya nasional dipusatkan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan diikuti secara serentak oleh sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam kegiatan itu, Andra Soni didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi. Turut hadir Bupati Serang Ratu Zakiyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

 

 

konferensi video bersama Prabowo  Subianto saat acara Panen raya nasional

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid mengatakan, luas panen padi di Provinsi Banten pada periode 2024–2025 mencapai 349.228 hektar. Luasan tersebut tersebar di Kabupaten Pandeglang 105.974 hektar, Kabupaten Lebak 90.977 hektar, Kabupaten Tangerang 59.150 hektar, Kabupaten Serang 79.791 hektar, Kota Serang 11.519 hektar, Kota Cilegon 1.673 hektar, dan Kota Tangerang 144 hektar.

Adapun produksi padi di Provinsi Banten pada 2024 tercatat sebesar 1.550.623 ton, sedangkan pada 2025 mencapai 1.811.686 ton GKG. Sementara itu, realisasi produksi gabah tercatat sebesar 261.062 ton yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota.

“Produktivitas padi di Provinsi Banten didukung oleh luas baku lahan sawah 197.847 hektar dengan luas tanam padi sawah mencapai 526.677 hektar. Indeks pertanaman pada 2025 tercatat sebesar 2,66,” kata Agus di sela kegiatan.

Ia menambahkan, panen raya di Banten dipusatkan di kawasan Tasikardi, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari panen raya nasional sekaligus pengumuman swasembada pangan oleh Presiden RI secara daring.

“Panen raya padi di Banten akan dimulai pada akhir Januari 2026. Pada 2025, Banten tercatat sebagai provinsi penghasil beras tertinggi kedelapan secara nasional,” tutup Agus. (Red)

Deni

Recent Posts

Andra Soni Gandeng Muhammadiyah, Bentengi Anak dari Dampak Negatif Digital

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…

7 menit ago

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

2 jam ago

Ketua LSM Turun Gunung, Ikut Tanam Pohon di Pulosari

PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…

6 jam ago

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…

6 jam ago

Wagub Banten Sebut IKKM Jadi Pengikat Keluarga Minang

PANDEGLANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebut Ikatan Kesejahteraan Keluarga Minang (IKKM) berperan penting…

9 jam ago

Andra Soni Apresiasi PERSI Banten, Dorong Layanan Kesehatan Makin Dekat ke Masyarakat

TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi dukungan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten…

21 jam ago