TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat menjaga kelestarian alam agar bencana bisa dicegah sejak dini. Ia menilai berbagai bencana yang terjadi belakangan ini tak lepas dari kerusakan lingkungan.
“Bencana sering terjadi karena alam sudah tidak bersahabat. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kepedulian kita dalam menjaga dan memelihara alam,” ungkap Andra saat menghadiri acara Berbagi Berkah Ramadan bersama Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid di Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara), Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Andra, sepanjang 2026 sejumlah wilayah di Banten dilanda banjir. Ia menilai kondisi itu menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan.
“Ini jadi pengingat bagi kita semua agar lebih peduli pada alam dan mencegah kerusakan lingkungan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra juga mengapresiasi inisiatif Yayasan Keluarga Semesta Nusantara yang membangun Pusbatara sebagai kawasan edukasi lingkungan dan budaya. Ia berharap kawasan tersebut bisa menjadi pusat pembelajaran sekaligus ruang pelestarian alam.
“Saatnya kita bergerak bersama dan berkolaborasi menjaga alam,” tambahnya.
Senada, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid mengajak masyarakat mencintai alam sekaligus melestarikan seni dan budaya lokal.
“Kita harus mencintai budaya dan seni untuk masa depan. Supaya kita tetap sehat, bugar, cageur, dan panjang umur,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kampung Sikluk, Desa Cirarab, Arnasih (45), mengaku senang dengan kehadiran Pusbatara. Ia berharap kawasan tersebut mampu mengembalikan suasana asri di wilayah Legok yang kini berkembang menjadi kawasan industri.
“Dulu di sini cukup gersang. Semoga dengan adanya Pusbatara bisa jadi lebih hijau dan asri,” katanya.
Sebagai informasi, Pusat Budaya Alam Nusantara merupakan kawasan edukasi budaya dan pelestarian alam seluas sekitar 25 hektare di Legok, Banten. Saat ini kawasan tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Ke depan, Pusbatara akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti eco camp, agrowisata hingga Hall Dunia Satu Keluarga.
Ketua Umum Yayasan Keluarga Semesta Nusantara, Edward Luminto, mengatakan dukungan pemerintah menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
“Pusbatara hadir sebagai wadah pemersatu. Kami ingin kebahagiaan di bulan suci ini dirasakan semua lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam membangun Banten yang inklusif,” pungkasnya. (Red)


