JAKARTA, –Gubernur Banten Andra Soni mengajak diaspora asal Banten berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi daerah.

Ajakan itu disampaikan dalam acara Kumpul Jeung Dulur Sinergi Diaspora Banten di Hotel Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Andra, diaspora bukan sekadar warga Banten yang tinggal di luar daerah atau luar negeri. Ia menilai diaspora merupakan bagian penting dari kekuatan kolektif yang dimiliki Banten.

“Diaspora Banten bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah jiwa-jiwa yang membawa semangat persaudaraan, kecerdasan, dan kerinduan untuk melihat tanah kelahirannya maju,” kata Andra.

Andra menyebut banyak putra-putri Banten telah menunjukkan kualitasnya di berbagai bidang, mulai dari akademisi hingga profesional di berbagai institusi, termasuk yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.

BACA JUGA :  Alumni IPB Banten Siap Gas Ketahanan Pangan di Provinsi Banten 

Ia juga menilai kegiatan silaturahmi seperti ini memiliki peran strategis. Tidak hanya sebagai ajang temu kangen, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi.

“Silaturahmi adalah teknologi sosial terkuat yang kita miliki. Dari sini lahir transfer ilmu, kolaborasi ide, hingga penguatan ekonomi,” ujarnya.

Di tengah tantangan global dan keterbatasan fiskal daerah, Andra mengakui pembangunan tidak berjalan mudah. Ia menyinggung sejumlah tantangan, mulai dari konflik global, tekanan ekonomi, hingga dampak kemarau panjang.

“Kita harus jujur bahwa ruang fiskal terbatas. Tapi optimisme tidak boleh padam. Kita harus terus membangun,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan tidak selalu identik dengan proyek besar. Ia menekankan pentingnya memperkuat ketahanan pangan, memastikan bantuan tepat sasaran, serta menjaga kerukunan masyarakat.

BACA JUGA :  PABPDSI Banten Dukung Program Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati

Andra juga menyoroti berbagai upaya kolaboratif yang dilakukan tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD. Ia turut membagikan kisah inspiratif anak-anak Banten yang berhasil menembus perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

“Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Andra mengajak diaspora untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah, mulai dari menjadi duta promosi, mentor generasi muda, hingga mitra strategis investasi.

“Jarak boleh memisahkan kita, tapi cinta pada Banten akan selalu mempersatukan. Jangan sampai ada lagi mimpi anak Banten yang terkubur karena kemiskinan,” tandasnya. (Red)