SERANG, –DPW PKB Banten menggelar peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah dengan mengundang sekitar 100 anak yatim dan kaum dhuafa dari berbagai daerah di Banten. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan PKB yang menggabungkan nilai spiritual dan kepedulian sosial.

Ketua DPC PKB Kabupaten Pandeglang, Nawawi Nurhadi, mengatakan peringatan 10 Muharam merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara serentak oleh PKB di seluruh Indonesia.

“10 Muharam menjadi momentum spiritual dan kepekaan sosial yang sangat penting untuk berbagi, khususnya kepada anak yatim,” kata Nawawi kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).

IMG-20260627-WA00481-238x300 DPW PKB Banten Gelar Peringatan 10 Muharam, Jadi Momentum Awal Menuju 2029
DPW PKB Banten saat menggelar santunan 10 Muharam 1448H.

Menurut Nawawi, PKB memaknai 10 Muharam sebagai “Lebaran Anak Yatim” atau Idul Yatama. Karena itu, partai secara konsisten menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim sebagai bentuk implementasi nilai-nilai perjuangan partai.

BACA JUGA :  RKPD 2026, Pemkot Tangsel Anggarkan Belanja Usulan Reses Dewan Capai Rp 100 Miliar

“Kegiatan ini merupakan implementasi Idul Yatama yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan partai,” ujarnya.

Selain memberikan santunan, PKB juga menggelar doa bersama dan ikhtiar politik yang diikuti jajaran pengurus serta kader partai. Rangkaian kegiatan tersebut turut diisi dengan Mujahadah Muharram yang dilaksanakan secara nasional.

Nawawi yang juga anggota DPRD Banten dari Daerah Pemilihan Pandeglang menuturkan, kegiatan mujahadah menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bangsa.

Ia menambahkan, peringatan 10 Muharam tahun ini juga dimanfaatkan PKB sebagai momentum untuk memulai langkah-langkah strategis menghadapi agenda politik mendatang.

“10 Muharam 1448 Hijriah menjadi hari yang baik untuk memulai langkah-langkah strategis menuju 2029 agar lebih baik dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

BACA JUGA :  Survei LPPM USBR: Kepuasan Publik ke Kinerja Andra Soni Tembus 80,9%