GAYA HIDUP

DPRD Pandeglang Desak Bupati Segera Isi Jabatan Kosong di OPD

PANDEGLANG, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang mendesak Bupati Pandeglang segera mengisi sejumlah posisi kosong di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kekosongan jabatan eselon II, III, dan IV dinilai berpotensi mengganggu pelayanan publik jika dibiarkan terlalu lama.

Kekosongan sejumlah kursi jabatan tersebut terjadi akibat pejabat pensiun, rotasi, mutasi, serta perpindahan aparatur ke Pemerintah Provinsi Banten sejak 2022 hingga 2025. Situasi memuncak menjelang dan setelah Pilkada 2024, saat kepala daerah tidak bisa melantik pejabat tanpa persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah pilkada, proses pelantikan tetap harus melalui izin BKN.

Hingga kini, beberapa posisi strategis masih kosong, termasuk Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Asisten Daerah (Asda) III, serta Sekretaris Daerah yang masih dijabat oleh pejabat sementara.

Ketua Komisi I DPRD Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat, Syamsudin Aliandono, meminta pemerintah daerah segera menetapkan pejabat definitif untuk mengisi kursi yang kosong.

“Banyak jabatan di OPD yang masih kosong. Jika terlalu lama dibiarkan, pelayanan kepada masyarakat bisa terganggu,” ujarnya kepada media beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, sejumlah posisi lain seperti camat, kepala sekolah, dan kepala bidang juga belum terisi.

Menurut Syamsudin, pemerintah daerah saat ini tengah memfinalisasi daftar calon pejabat yang akan dilantik.

“Tinggal pemantapan dan pengumuman. Kami mendorong agar pelantikan segera dilakukan, termasuk untuk Sekda yang merupakan jantung pemerintahan,” katanya.

Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, membenarkan bahwa sejumlah posisi eselon II masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

“Asda III dan Kepala Dinas Pertanian baru saja berpindah ke Pemprov Banten, sehingga untuk sementara dijabat Plt. Insya Allah dalam waktu dekat akan ada pelantikan,” ujarnya.

Iing menambahkan, pengisian jabatan Sekda dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) dan saat ini prosesnya tengah berjalan.

“Mudah-mudahan segera ada Sekda definitif. Setelah itu, kekosongan jabatan di dinas-dinas akan kami isi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pelantikan tidak hanya berlaku untuk eselon II, tetapi juga eselon III dan IV.

“Semua akan dilantik bersama untuk mengisi kekosongan di lingkungan Pemkab Pandeglang. Targetnya sebelum akhir tahun, tidak sampai melewati tahun depan,” tandasnya.

Deni

Recent Posts

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Andra Soni Minta Warga Pakai Masker

SERANG, – Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berada…

4 jam ago

Ketua HNSI Pandeglang Imbau Nelayan Tak Dekati Anak Krakatau Radius 3 Km

PANDEGLANG, – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pandeglang, Dede Widiarso, mengimbau para nelayan…

6 jam ago

Wayang Nganjor Indonesia Bawa Rampak Bedug Pandeglang ke Panggung Nasional

JAKARTA, – Rampak Bedug khas Pandeglang, Banten, menggema di panggung nasional. Wayang Nganjor Indonesia membawa…

22 jam ago

Kokolot Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia, Gubernur Banten Sampaikan Duka

LEBAK, – Kokolot Baduy atau tokoh masyarakat Baduy, Saidi Putra, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026).…

2 hari ago

Rutan Pandeglang Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan, Deteksi Penyakit Sejak Dini

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga…

2 hari ago

Gubernur Banten Turun Tangan, Sengketa TKIP-SDIP Pamulang Akan Dimediasi

TANGSEL, - Gubernur Banten Andra Soni turun tangan menyikapi sengketa kepemilikan dan pengelolaan TK Islam…

3 hari ago