KOTA TANGERANG – Pasca perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kota Tangerang kembali menghadapi fenomena tahunan berupa arus pendatang baru dari berbagai daerah. DPRD Kota Tangerang mengimbau seluruh pengurus RT/RW untuk proaktif melakukan pendataan agar keberadaan pendatang terpantau dengan baik dan kota tetap kondusif.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menekankan pentingnya pendataan tingkat lingkungan sebagai kunci utama monitoring arus kependudukan. Pendatang diharapkan melaporkan diri kepada RT/RW setempat, terutama bagi mereka yang menetap atau hanya transit sementara.

“Pendataan ini penting agar keberadaan mereka benar-benar terdata, sehingga Pemkot dapat melakukan pemetaan dan menyiapkan pelayanan publik secara tepat,” ujar Arief.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Dialog dengan Rektor UMT, Bicara Sinergi Tingkatkan SDM Banten

Arief juga menekankan perlunya edukasi bagi pendatang terkait keterampilan dan kesiapan kerja, agar kedatangan mereka memberikan dampak positif bagi Kota Tangerang. Ia menambahkan, Pemkot Tangerang bisa bekerja sama dengan daerah asal pendatang untuk membuka pusat produksi baru yang menyerap tenaga kerja lokal, sekaligus memenuhi kebutuhan komoditas kota.

“Kolaborasi antar pemerintah daerah bisa menjadi solusi win-win, mengurangi urbanisasi, sekaligus memastikan pemenuhan kebutuhan warga Kota Tangerang,” pungkasnya.