PANDEGLANG, –Warga mengeluhkan maraknya truk sumbu tiga bermuatan berlebih (overload) yang melintas di wilayah Pandeglang. Mereka menilai kendaraan tersebut seolah dibiarkan tanpa pengawasan ketat dari dinas terkait maupun aparat kepolisian.
Salah satu warga, Encep, mengaku geram dengan banyaknya truk bermuatan kayu yang diduga melebihi kapasitas.
“Saya terus terang geram melihat banyak truk bermuatan kayu yang entah dari mana asalnya. Truk sumbu tiga ini membahayakan pengguna jalan lain, seakan dibiarkan tanpa tindakan tegas,” ujar Encep kepada wartawan, Selasa (1/4/2026).
Menurutnya, hampir setiap hari truk-truk tersebut melintas tanpa pengawasan yang jelas.
“Coba saja lihat, truk sumbu tiga seperti itu sangat membahayakan. Bahkan ada yang nyangkut di kabel listrik tegangan tinggi. Kalau sampai putus, bisa menimbulkan korban. Kalau terjadi kecelakaan, tentu membahayakan pengendara lain,” katanya.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten maupun Kabupaten Pandeglang tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut.
Encep juga menyoroti aturan yang dinilai tidak berjalan efektif, termasuk Surat Edaran (SE) Gubernur Banten terkait larangan truk besar melintas pada siang hari.
“Itu akibat lemahnya pengawasan dan tidak adanya tindakan tegas dari dinas terkait, termasuk aparat kepolisian,” tegasnya. (Red)


