SERANG, –Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten mengajak puluhan pelajar menelusuri sejumlah cagar budaya di Kabupaten Pandeglang dan Lebak. Kegiatan ini digelar untuk mengenalkan sejarah lokal sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian warisan budaya.
Kegiatan telusur sejarah tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 15-16 Juli 2026. Sebanyak sekitar 40 siswa dari sekolah terdekat, guru pendamping, serta sejumlah staf Disdikbud Banten ikut ambil bagian.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Provinsi Banten Rohaendi mengatakan, kegiatan pertama digelar di kawasan Alun-alun Pandeglang pada 15 Juli. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada 16 Juli.
“Pada 15 Juli kegiatan dilaksanakan di kawasan Alun-alun Pandeglang, sedangkan 16 Juli dilanjutkan di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak,” ujar Rohaendi kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengunjungi sejumlah objek cagar budaya, mulai dari monumen, bangunan bersejarah hingga berbagai situs peninggalan yang berada di sekitar kawasan alun-alun.
Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai nilai sejarah dari setiap objek yang dikunjungi serta pentingnya menjaga keberadaan warisan budaya daerah.
Rohaendi menyebut kegiatan ini menjadi salah satu cara Disdikbud Banten memperkenalkan sejarah lokal kepada para pelajar, terutama siswa yang berada di sekitar pusat pemerintahan kabupaten.
“Dengan memahami sejarah daerahnya, diharapkan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab untuk ikut melestarikan cagar budaya,” katanya.
Selain mendapatkan materi langsung di lapangan, para siswa juga diminta membuat catatan hasil penelusuran dan mengunggahnya dalam bentuk tulisan maupun konten media sosial tentang sejarah bangunan yang mereka kunjungi.
Menurut Rohaendi, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat literasi budaya di kalangan pelajar sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga cagar budaya di Banten.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan sejarah para siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi budaya serta mendorong pelestarian cagar budaya di Provinsi Banten,” pungkasnya. (Red)
PANDEGLANG, –Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang mendesak kepolisian dan Inspektorat mengusut tuntas kasus hilangnya ratusan…
SERANG, –DPRD Provinsi Banten menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran…
LOMBOK BARAT, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat pemberdayaan usaha…
PANDEGLANG, –Kabar duka datang dari dunia pendidikan Islam dan Nahdlatul Ulama (NU) di Banten. Ulama…
PANDEGLANG, –Ketua DPRD Pandeglang H. Tb. Agus Khotibul Umam mengapresiasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun…
PANDEGLANG, –Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0601/Pandeglang resmi dimulai.…