TANGERANG, –Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi dedikasi para dokter yang selama ini mengabdi di sektor kesehatan. Ia menyebut dokter sebagai pahlawan kesehatan karena perannya dalam merawat dan memulihkan pasien.
Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Kongres Nasional V Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Sabtu (31/1/2026). Provinsi Banten menjadi tuan rumah kongres yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya mengapresiasi para dokter. Semoga dokter terus jaya, terus hebat, terus kuat, dan tentu harus lebih sehat dibandingkan pasien maupun masyarakat pada umumnya,” ungkap Dimyati dalam sambutannya.
Menurut Dimyati, dokter merupakan tenaga profesional yang bekerja berdasarkan ilmu pengetahuan dan pendekatan ilmiah dalam melayani pasien. Ia menilai semangat dan kata-kata seorang dokter dapat memberi kekuatan psikologis yang berpengaruh terhadap proses kesembuhan pasien.
“Dokter belajar tanpa batas. Penyakit terus berkembang dan berubah dari tahun ke tahun, tetapi dokter terus belajar untuk menguasainya dan melawan penyakit tersebut,” katanya.
Ia juga menilai profesi dokter memiliki karakter kepemimpinan karena bekerja dalam tim yang melibatkan tenaga medis lain, seperti perawat, asisten, serta manajemen layanan kesehatan.
“Dokter tidak bekerja sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Presidium Pengurus Pusat PDUI dr. Nurhadji Abdullah Kastari mengatakan dokter umum merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan di Indonesia. Menurutnya, peran dokter umum tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dan promotif.
“Dengan pendekatan preventif dan promotif, kita bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kalau hanya kuratif, kita menunggu orang sakit. Peran inilah yang harus terus diperkuat,” ujarnya.
Nurhadji mengungkapkan jumlah dokter umum di Indonesia saat ini mencapai sekitar 160 ribu orang. Namun, distribusinya belum merata sehingga diperlukan kolaborasi antara PDUI dan pemerintah untuk pemerataan tenaga kesehatan.
Dalam kongres ini, PDUI mengusung tema Memperkuat Peran dan Kapasitas Dokter Umum dalam Mewujudkan Asta Cita Bidang Kesehatan. Tema tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan profesi dokter umum.
“Dengan bertambahnya fakultas kedokteran, diperkirakan setiap tahun akan ada sekitar 12 ribu lulusan baru, bahkan bisa mencapai 15 ribu atau lebih ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan dokter umum merupakan tenaga kesehatan yang paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia menyoroti sejumlah tantangan kesehatan nasional, seperti prevalensi stunting yang masih berada di angka 19,8 persen meski telah menurun signifikan, tingginya kasus tuberkulosis yang menempatkan Indonesia di peringkat kedua dunia, serta kasus lepra yang masih tinggi.
“Selain itu, kasus obesitas pada remaja meningkat, screen time semakin tinggi, green time semakin rendah, dan kesehatan mental remaja–terutama di perkotaan–juga menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan,” ujarnya.
Pratikno menambahkan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap sektor kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Dokter umum adalah orang pertama yang ditemui masyarakat ketika menghadapi masalah kesehatan. Mereka adalah garda terdepan dan benteng pertama dalam membangun sistem kesehatan nasional,” katanya. (Red)
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten dalam waktu dekat akan mengoptimalkan layanan bus shuttle untuk antar…
SERANG - Sekretaris Daerah Banten Deden Apriandhi Hartawan mengakui, bahwa hingga saat ini masih banyak…
TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni melepas 393 jemaah haji kloter 01-JKB asal Kota Tangerang di…
PANDEGLANG, –Sebanyak 942 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Pandeglang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci…
PANDEGLANG, –Peringatan Hari Kartini di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang berlangsung khidmat, Selasa (21/4/2026).…
PANDEGLANG, –Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau 2026…