BERITA HOT

Angka Kematian Bayi di Lebak Capai 149 Kasus Sepanjang 2026

LEBAK, – Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 149 kasus sepanjang 2026. Sementara itu, angka kematian ibu (AKI) tercatat sebanyak 15 kasus.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak pun memperkuat pengawasan terhadap ibu hamil dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk menekan angka kematian tersebut.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk meningkatkan pengawasan terhadap ibu hamil di wilayah masing-masing. Upaya penyelamatan ibu hamil juga menjadi perhatian utama.

“Dinkes telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran di puskesmas maupun rumah sakit untuk melakukan pengawasan dan penyelamatan ibu hamil yang ada di masing-masing wilayah. Hal tersebut untuk menekan AKI dan AKB yang terjadi pada saat melahirkan. Karena itu, semua SDM yang ada kita kerahkan,” kata Endang.

Menurut Endang, kematian ibu selama kehamilan maupun persalinan masih menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan serius. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan agar risiko komplikasi dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan paraji atau dukun beranak di desa. Kemitraan ini diharapkan dapat mendorong ibu hamil mendapatkan pendampingan serta penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan yang kompeten.

Endang menegaskan, pelayanan kesehatan ibu dan anak harus dioptimalkan sesuai standar yang berlaku dan kemampuan tenaga medis. Pengerahan sumber daya kesehatan juga dilakukan untuk mendukung upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Lebak.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Lebak, dr. Firman Rahmatullah, mengatakan peningkatan kualitas pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) menjadi salah satu upaya penting untuk menekan risiko kematian ibu dan bayi.

Firman menjelaskan, frekuensi pemeriksaan kehamilan yang sebelumnya minimal empat kali kini ditingkatkan menjadi sekurang-kurangnya enam kali. Pemeriksaan tersebut juga melibatkan dokter dan mencakup ultrasonografi (USG) sesuai standar pelayanan.

“Kita meningkatkan kualitas antenatal care, pemeriksaan ibu pada masa kehamilan. Kalau dulu wajibnya minimal empat kali, sekarang menjadi enam kali dan wajib diperiksa dokter serta di-USG,” ujar Firman kepada media, Jumat (23/10/2026).

Selain meningkatkan pemeriksaan kehamilan, Dinkes Lebak juga melakukan pencegahan terhadap ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK). Salah satunya melalui pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil.

Pemberian tablet tambah darah juga terus didorong untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan janin.

“Pencegahan ibu hamil KEK dilakukan dengan pemberian PMT ibu hamil, serta pemberian tablet tambah darah agar bayi yang dikandungnya sehat dan tidak lahir stunting,” kata Firman.

Dengan angka kematian bayi mencapai 149 kasus dan kematian ibu sebanyak 15 kasus sepanjang 2026, penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu tantangan yang harus ditangani secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah.

Pengawasan kehamilan, deteksi dini risiko, kesiapan fasilitas kesehatan, serta penanganan persalinan sesuai standar diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Lebak. (Red)

Deni

Recent Posts

PUB Guyur Baduy 70 Ribu Bibit, Tanah Ulayat Makin Sempit!

LEBAK, – Kepedulian terhadap masyarakat adat Baduy tak cukup hanya lewat kata-kata. Paguyuban Urang Banten…

2 jam ago

Jalan Rusak Makan Korban, Golkar dan Warga Cisata Siap Turun Tangan!

PANDEGLANG, – Tak ingin kerusakan jalan terus memakan korban, Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Cisata…

1 hari ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Bongkar Sejumlah Persoalan

SERANG, – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum…

2 hari ago

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gaspol Tracing hingga Pelosok Desa

LEBAK, – Ancaman tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Lebak, Banten, masih menjadi pekerjaan rumah serius. Hingga…

2 hari ago

Pilar Saga Ichsan Tekankan Peran Santri dalam Menjaga Persatuan Menuju Indonesia Emas

Bantenonline.com – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan, mendorong para santri untuk terus…

2 hari ago

Pengupasan Aspal Jalan Rawa Buntu Ungkap Kerusakan Beton, Ini Tahap Perbaikannya

TANGERANG SELATAN — Pekerjaan rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, memasuki tahap pengupasan lapisan…

3 hari ago