PANDEGLANG, – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mengevakuasi seekor binturong, satwa langka yang dilindungi, dari Kampung Kadu Taleot, Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan keberadaan hewan yang menyerupai musang tersebut di belakang rumah warga dan dinilai berpotensi membahayakan.

Salah seorang warga, Epi Saefuddin, mengatakan binturong itu pertama kali terlihat di sekitar permukiman pada sore hari.

“Baru pertama kali kami melihat hewan itu berada di belakang rumah,” kata Epi saat dihubungi, Sabtu (17/1/2025).

Menurut Epi, hewan tersebut sempat bersikap agresif sehingga warga memilih melapor ke petugas.

“Hewannya lumayan galak dan sempat menyerang orang yang mendekat,” ujarnya.

BACA JUGA :  5,735 PPPK Paruh Waktu di Pandeglang Tunggu Keputusan BKN, 81 Orang Dinyatakan Gagal

Sekretaris BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, membenarkan adanya evakuasi tersebut. Ia mengatakan binturong telah diamankan di markas BPBD-PK dalam kondisi selamat.

“Satwa sudah dievakuasi dan dibersihkan. Saat ini kondisinya aman,” kata Nana.

Nana mengaku baru pertama kali melihat langsung binturong. Menurut dia, ukuran tubuh hewan tersebut cukup besar dan berpotensi membahayakan warga jika dibiarkan berada di permukiman.

“Bentuknya mirip musang, tetapi lebih besar. Giginya tajam, sehingga berisiko jika dekat dengan warga,” ujarnya.

Selanjutnya, BPBD-PK akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.

“Karena binturong merupakan satwa dilindungi, penanganannya akan kami serahkan ke BKSDA, termasuk terkait habitat dan pola makannya,” kata Nana. (Red)

BACA JUGA :  Pimpinan DPRD Pandeglang Usul Kriteria Sekwan Baru, Tekankan Sosok Komunikatif