GAYA HIDUP

BPBD Banten Ajak Masyarakat Donasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

SERANG, –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengajak masyarakat, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan, hingga para dermawan untuk bergotong royong membantu warga terdampak kekeringan melalui program donasi pengiriman air bersih.

Ajakan tersebut disampaikan menyusul potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi selama musim kemarau 2026 di sejumlah wilayah di Provinsi Banten.

Berdasarkan pemetaan BPBD Provinsi Banten, sebanyak 105 kecamatan dan 415 desa/kelurahan di tujuh kabupaten/kota berpotensi terdampak kekeringan. Wilayah dengan potensi terdampak terbesar berada di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Serang.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Drs. Lutfi Mujhidin, mengatakan penyediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak saat masyarakat menghadapi kekeringan. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kekeringan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, BUMN, BUMD, komunitas, dan relawan untuk bergotong royong menyalurkan bantuan air bersih. Setetes air yang kita berikan akan menjadi harapan dan kehidupan bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” kata Lutfi dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, H. Asep Mulya, menegaskan penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan saat krisis terjadi, tetapi juga melalui peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

“Kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dimulai dari kepedulian bersama. Melalui gerakan donasi air bersih ini, kami ingin membangun semangat gotong royong masyarakat Banten. Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi sumber kehidupan. Setiap bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ujarnya.

BPBD Provinsi Banten akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan, berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, serta mengoptimalkan distribusi bantuan air bersih berdasarkan hasil asesmen di lapangan.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program donasi pengiriman air bersih dapat menghubungi Call Center BPBD Provinsi Banten di 0851-1781-4505 untuk memperoleh informasi mengenai mekanisme penyaluran bantuan.

BPBD mengusung semangat “Ayo Gotong Royong Membantu Masyarakat Terdampak Kekeringan” sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi membantu warga yang mengalami krisis air bersih selama musim kemarau. (Red)

Deni

Recent Posts

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

6 jam ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

8 jam ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

1 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

2 hari ago

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…

2 hari ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

2 hari ago