EDUKASI

BK DPRD Pandeglang Klarifikasi Soal Mundurnya Waktu Sidang Paripurna

PANDEGLANG, -Badan Kehormatan Dewan (BK) DPRD Pandeglang, Kumaedi, SE angkat bicara soal lambatnya waktu sidang paripurna agenda Persetujuan bersama Raperda tentang Perubahan APBD tahun 2025 tersebut.

Menurut Kumaedi anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKB ini, bahwa agenda Paripurna DPRD Pandeglang bukan Deadlock akan tetapi hanya waktu yang mundur tidak sesuai yang telah dijadwalkan, karena ada beberapa anggota dewan yang sudah konfirmasi ketidak hadiran dalam sidang paripurna tersebut.

“Tadi itu deadlock yang ada mekanismenya seperti tiap-tiap fraksi tidak menyetujui. Ini pembahasan Perubahan APBD Tahun 2025 sudah disetujui dan sudah final, hanya tidak hadiran beberapa anggota dewan seperti PKS ada kegiatan Munas partai 1 orang dan PPP ada kegiatan Muktamar sampai tanggal 1 Oktober,” ungkap Kumaedi saat dimintai klarifikasi usai Sidang Paripurna, Senin (29/09/2025).

“Jadi bukan masalah deadlock, kita hanya menunggu kuorum,  beberapa anggota dewan yang tidak bisa hadir termasuk yang sakit sudah ada konfirmasi kepada saya, dan tadi kami paksakan untuk hadir dipaksakan 2 orang karena menyangkut anggaran perubahan, dan Alhamdulillah bisa hadir,” sambungnya lagi.

Yang pasti, lanjut Kumaedi ketidak hadiran anggota dewan bukan alasan politik atau lainnya, karena pembahasan Perubahan APBD Tahun 2025 sudah disepakati dan telah ditanda-tangani bersama tadi dalam Peripurna yang berjalan lancar sesuai harapan bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Insyaallah kedepannya tidak akan seperti ini disetiap sidang paripurna DPRD Pandeglang seperti yang sudah-sudah lancar dan lebih baik lagi,” harapnya.

Ia menegaskan, bahwa pembahasan Perubahan APBD Tahun 2025 sudah dibahas bersama pimpinan dan sudah disetujui dari proposal yang ada.

“Jadi sidang paripurna tadi (29/09) hanya tinggal disetujui dan ditanda-tangani dalam paripurna,” tandasnya.

Ia juga menambahkan terkait dengan penurunan anggaran perubahan sudah disampaikan dalam rapat paripurna tersebut.

Diketahui, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Pandeglang Tahun Anggaran 2025 akhir telah ditandatangani bersama dalam paripurna DPRD Pandeglang, Senin (29/09/2025).

Namun APBD Perubahan tahun 2025 tersebut turun sebesar Rp 143 Miliar lebih. Pada APBD murni 2025, pendapatan daerah diproyeksi sebesar Rp2,83 triliun Sementara dalam APBD perubahan, pendapatan daerah hanya diproyeksi Rp2,68 triliun.

Turunnya APBD Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2025 pada perubahan APBD disebabkan oleh turunnya dana alokasi khusus (DAK) dan transfer dari pemerintah pusat. (Den)

Deni

Recent Posts

Squad 180 Melaju ke Final, Ribuan Penonton Padati Semifinal Turnamen Voli Kapolres Pandeglang

PANDEGLANG, –Tim WBJ atau Squad 180 (Squad Ibo Nurjaya) memastikan langkah ke partai final Turnamen…

14 menit ago

Masjid Kuno Pasir Angin, Jejak Dakwah Islam yang Tetap Bertahan di Kaki Gunung Karang

PANDEGLANG, –Di kaki Gunung Karang, tepatnya di Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten…

12 jam ago

Andra Soni Raih Penghargaan Disway, Program Sekolah Gratis Diapresiasi

JAKARTA, –Gubernur Banten Andra Soni meraih penghargaan sebagai Penggerak Pendidikan Inklusif dan Kesetaraan Akses Belajar…

18 jam ago

Atlet Catur Pandeglang Dilepas ke Popda Banten, Ketua Percasi Janjikan Bonus bagi Peraih Juara

PANDEGLANG, –Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Percasi Kabupaten Pandeglang, H. Emus Mustagfirin, melepas atlet catur pelajar…

19 jam ago

Seluruh Pejabat Eselon II Pemprov Banten Hadiri Pembukaan Popda 2026

CILEGON, –Seluruh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menghadiri pembukaan Pekan Olahraga…

22 jam ago

Polda Banten Tebar 3.000 Bibit Ikan Nila di Danau Tasikardi

SERANG, –Polda Banten menebar 3.000 bibit ikan nila di Danau Tasikardi, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu,…

24 jam ago