GAYA HIDUP

Biliar Jadi Tren Olahraga Kekinian, Tokyo Billiard & Cafe Resmi Dibuka di Kota Serang

SERANG, – Olahraga biliar kini semakin digemari dan menjadi tren olahraga kekinian. Tak hanya diminati kalangan milenial, generasi Z juga mulai banyak menekuni olahraga yang identik dengan gaya dan ketelitian tersebut.

Selain dinilai keren untuk berfoto, biliar juga melatih keterampilan, konsentrasi, dan kesabaran pemainnya. Melihat tren tersebut, Tokyo Billiard & Cafe – Kyoto Chick’s resmi menggelar grand opening di Kota Serang, Minggu (28/12/2025).

Grand opening tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah dan Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi.

Owner Tokyo Billiard & Cafe, Moh Ramadhan Ibnu Maulana, mengatakan kehadiran tempat biliar ini bertujuan menyediakan sarana hiburan olahraga bagi masyarakat Kota Serang. Ramadhan juga menjabat sebagai Direktur PT Tiga Putra Raja Banten.

“Menurut saya, di Kota Serang ini peminat biliar semakin banyak. Karena itu kami hadirkan tempat untuk menyalurkan hobi tersebut,” kata Ramadhan.

Berlokasi di Jalan Raya Petir–Serang KM 4, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Tokyo Billiard & Cafe mengusung konsep Cyber Punk dengan sentuhan nuansa Jepang.

“Konsep ini terinspirasi dari tempat biliar di Bandung. Saya rasa belum ada konsep seperti ini di Serang. Pangsa pasar kami usia 15 sampai 40 tahun, jadi memang sudah tersegmentasi,” ujarnya.

Ramadhan menambahkan, sehari sebelum grand opening pihaknya juga menggelar open turnamen biliar sebagai ajang perkenalan sekaligus penjaringan atlet potensial.

Tokyo Billiard & Cafe buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 03.00 WIB. Tempat ini menyediakan 10 meja biliar menggunakan meja Majestix serta beberapa pilihan ruangan, mulai dari Beginner Room, Regular Room, hingga VIP Room.

Untuk tarif, pengunjung dikenakan biaya Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu pada hari kerja, dan Rp 35 ribu hingga Rp 45 ribu saat akhir pekan.

“Kalau mau main murah ada, kalau mau lebih nyaman cukup naik lima ribu rupiah saja. Jadi semua segmen bisa masuk,” tutur Ramadhan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyambut positif kehadiran tempat hiburan olahraga biliar tersebut. Ia berpesan agar pengelola menjaga aktivitas tetap positif.

“Pemerintah Provinsi Banten mendukung aktivitas positif anak muda. Kami pesan tidak ada alkohol dan napza, sehingga tempat ini bisa sukses dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet biliar dari Banten,” katanya. (Red)

Deni

Recent Posts

Kokolot Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia, Gubernur Banten Sampaikan Duka

LEBAK, – Kokolot Baduy atau tokoh masyarakat Baduy, Saidi Putra, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026).…

18 jam ago

Rutan Pandeglang Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan, Deteksi Penyakit Sejak Dini

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga…

23 jam ago

Gubernur Banten Turun Tangan, Sengketa TKIP-SDIP Pamulang Akan Dimediasi

TANGSEL, - Gubernur Banten Andra Soni turun tangan menyikapi sengketa kepemilikan dan pengelolaan TK Islam…

2 hari ago

Didesak Teken Pakta Integritas, Tiga Pimpinan DPRD Pandeglang Temui Ratusan Mahasiswa

PANDEGLANG, – Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Pandeglang turun langsung menemui sedikitnya 200 mahasiswa yang tergabung…

2 hari ago

Mahasiswa Pandeglang Soroti PAD dan Anggaran DPRD Rp1,1 Miliar: Jangan Cuma Nikmati Fasilitas!

PANDEGLANG, – Aliansi Mahasiswa Pandeglang Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten…

2 hari ago

KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Dipakai Untuk Pembinaan Olahraga

Bantenonline.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait pengadaan…

2 hari ago