GAYA HIDUP

Bayang Panggung: Cahaya dan Makna Hadirkan Kolaborasi Seni Lintas Komunitas di Pandeglang

PANDEGLANG, –Kegiatan seni budaya bertajuk Bayang Panggung: Cahaya dan Makna digelar selama dua hari, 26–27 Desember 2025, di Kabupaten Pandeglang. Agenda ini menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas seni sekaligus wadah edukasi bagi pelajar seni pertunjukan.

Menurut Tirta, bahwa kegiatan tersebut diinisiasi oleh Artgoong Production Indonesia bekerja sama dengan Pandeglang Creative Hub, serta didukung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang.

“Selain itu, acara ini juga menjadi ajang presentasi hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa Program Keahlian Seni Pertunjukan SMKN 1 Pandeglang,” ungkap Tirta disela-sela acara kepada media, Sabtu (27/12/2025) malam.

Ia mengatakan, para siswa terlibat langsung dalam proses produksi hingga penyelenggaraan kegiatan, sehingga memperoleh pengalaman praktik di lapangan dalam pengelolaan acara seni budaya.

“Selama dua hari pelaksanaan, Bayang Panggung: Cahaya dan Makna menghadirkan beragam agenda yang memadukan edukasi dan apresiasi seni,” katanya.

Dijelaskannya, rangkaian kegiatan meliputi pertunjukan teater Malam Jahanam karya Motinggo Boesje, workshop wayang, pertunjukan wayang dari Kelas Wayang oleh Wayang Nganjor Indonesia, workshop melukis, serta pameran lukisan oleh Komunitas Bunga Rumput.

“Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari dan musik,” ujarnya.

Penyelenggara menilai kegiatan ini menjadi ruang pertemuan lintas komunitas seni, organisasi sekolah, dan masyarakat umum, sekaligus membuka akses publik terhadap kegiatan seni budaya yang edukatif dan inklusif.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Yana Heriyana, S.Hut., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap ruang-ruang publik di Pandeglang dapat terus dimanfaatkan untuk aktivitas seni budaya yang berkelanjutan.

“Semoga tempat ini bisa menjadi ruang publik bagi berbagai aktivitas seni budaya. Kegiatan seperti ini penting karena menghidupkan ekosistem, mempertemukan komunitas, sekolah, dan masyarakat,” tutur Yana.

“Kami mengapresiasi konsistensi Pandeglang Creative Hub dalam merawat geliat kebudayaan di Kabupaten Pandeglang,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara pelaku seni, komunitas kreatif, dan institusi pendidikan vokasi diharapkan terus berkembang, tidak hanya sebagai pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang kebersamaan. (Red)

Deni

Recent Posts

Sindikat Pencuri Kabel Persinyalan Kereta Api Ditangkap, 2 Pelaku Masih Buron

SERANG, –Ditreskrimum Polda Banten menangkap empat anggota sindikat pencurian kabel persinyalan kereta api yang beraksi…

33 menit ago

Ketum KNPI Apresiasi Langkah Presiden Ganti Kepala BGN

JAKARTA, –Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr.H Ali Hanafiah, SH, MH,MSi menyampaikan apresiasi…

2 jam ago

Muslim Taufik Jadi Plt Sekwan Pandeglang, Siap Jaga Sinergi Eksekutif-Legislatif

PANDEGLANG, –Muslim Taufik resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Pandeglang. Ia…

6 jam ago

Menuju Porprov VII Banten 2026, Tangsel Tancap Gas! CDM Meeting Perdana Jadi Titik Awal Persiapan Besar

Bantenonline.com - Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 terus dimatangkan. Komite Olahraga…

6 jam ago

Inflasi Banten Mei 2026 Capai 2,70 Persen, Tertinggi di Lebak

SERANG, –Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) pada Mei…

6 jam ago

KEMAS Soroti Dugaan Ketidaksesuaian PBB-P2 di Desa Kertaraharja, Minta Klarifikasi Terbuka

PANDEGLANG, –Keluarga Mahasiswa Sobang (KEMAS) menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan…

16 jam ago