BERITA HOT

Andra Soni Dorong Kolaborasi Lintas Sektor, Banten Kejar Swasembada Jagung

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produksi jagung di Provinsi Banten. Sinergi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan petani dinilai menjadi kunci untuk mempercepat terwujudnya swasembada jagung.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai mendampingi Kapolda Banten Hengki dalam kegiatan tanam jagung kuartal I 2026 di Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Sabtu (7/3/2026).

Penanaman jagung itu dilakukan serentak di berbagai daerah dan dipimpin langsung Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Menurut Andra, Banten saat ini sudah berhasil mencapai swasembada beras dan menempati peringkat kedelapan sebagai penyumbang produksi beras nasional. Namun, untuk komoditas jagung masih dibutuhkan upaya yang lebih besar.

“Kebutuhan jagung di Banten cukup tinggi, terutama untuk menyuplai 12 industri pakan yang beroperasi di wilayah ini. Selama ini, sebagian besar pasokan masih didatangkan dari luar daerah,” ujarnya.

Karena itu, Pemprov Banten berkomitmen memperluas areal tanam jagung melalui sinergi dengan TNI dan Polri. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memanfaatkan lahan milik Perhutani serta mengoptimalkan lahan tidur yang tersebar di sejumlah wilayah.

Sementara itu, Kapolda Banten Hengki mengatakan, pada kuartal I 2026 pihaknya menargetkan penanaman jagung seluas 199 hektare di wilayah hukum Polda Banten.

“Khusus di Kecamatan Kopo dilakukan penanaman seluas 6 hektare dengan target produktivitas 8 ton per hektare,” jelasnya.

Secara keseluruhan, target penanaman jagung oleh jajaran Polda Banten sepanjang 2026 diproyeksikan mencapai 2.292 hektare. Hengki optimistis target tersebut dapat tercapai melalui kerja sama semua pihak.

“Kami fokus mendukung program ketahanan pangan dan akan berupaya maksimal untuk mencapai target tersebut,” tegasnya.

Polda Banten juga mengimbau para petani agar mengoptimalkan lahan produktif maupun lahan tidur. Pasalnya, komoditas jagung dinilai memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan. Saat ini, kebutuhan industri pakan di Banten mencapai sekitar 4.000 ton per hari.

Pada kesempatan yang sama, Andra Soni juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani setempat. Bantuan tersebut berupa 20 sak pupuk NPK, 150 liter pupuk hayati cair, 16 kilogram bibit jagung, serta 40 liter herbisida guna mendukung kelancaran masa tanam. (Red)

Deni

Recent Posts

Bupati Pandeglang Ajukan Dukungan Anggaran ke Kementerian PU untuk Perbaikan Jalan

PANDEGLANG, – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajukan dukungan anggaran kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU)…

23 menit ago

Kadin Bertemu Mentan, Petani Berpeluang Dapat Benih Unggul hingga Pembiayaan Murah

LEBAK, – Angin segar berembus bagi petani. Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas sekaligus…

3 jam ago

Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa

TANGERANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

1 hari ago

Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air Bersih di Lebak Aman Selama Kemarau

LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air…

1 hari ago

Oktober 2026, Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal Tak Kantongi Sertifikat Halal, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Pidana

PANDEGLANG, – Seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia, baik barang konsumsi maupun produk industri, wajib…

1 hari ago

Disdikpora Pandeglang Benahi Fasilitas Olahraga, Optimistis PAD Tembus Rp 271 Juta

PANDEGLANG, – Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus…

1 hari ago