LEBAK, –Ratusan warga menghadiri kegiatan Safari Ramadan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah di Masjid Jami Baitus Sa’adah, Jl Raya Binuangeun–Malingping, Kampung Duren, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Rabu (11/3/2026).

Jamaah yang hadir didominasi ibu-ibu dan anak-anak yang ingin mengikuti ceramah dari Wagub Banten tersebut.

Salah seorang warga, Marsiah (59), mengaku senang dengan kedatangan Dimyati beserta rombongan. Ia datang ke masjid bersama anak dan salah satu cucunya.

“Senang, kita banyak terbantu. Ada pembagian paket sembako. Juga ada siraman rohaninya,” kata Marsiah.

Dalam ceramahnya, Dimyati mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengenalkan konsep K5 yang terdiri dari keilmuan, kesabaran, keimanan dan ketakwaan, kepedulian sosial, serta kekeluargaan.

BACA JUGA :  Mediasi Deadlock, Gugatan Napi Vs Lapas IIA Serang Lanjut Sidang

Menurutnya, K1 dimaknai sebagai peningkatan keilmuan dengan memperbanyak belajar dan menghadiri majelis taklim atau pengajian yang banyak digelar selama Ramadan.

“K1, tingkatkan keilmuan dengan belajar dan menghadiri pengajian. K2, di bulan ini kita dilatih kesabaran. Siapa yang tidak sabar akan terlempar. Kita harus bisa menahan hawa nafsu,” ujar Dimyati.

Ia menjelaskan, K3 berarti meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kemuliaan seseorang, kata dia, dinilai dari tingkat iman dan takwanya.

“Terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita serta berusaha bermanfaat bagi orang banyak,” ujarnya.

Sementara itu, K4 diartikan sebagai peningkatan kepedulian sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan berbagai bentuk bantuan sosial lainnya. Adapun K5 adalah mempererat kekeluargaan atau ukhuwah islamiyah melalui silaturahmi.

BACA JUGA :  Hotel Santika Garut Hadirkan Buka Puasa Ramadan 1446 H Bertajuk Middle East

Dalam kegiatan tersebut, Dimyati juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat.

Bantuan itu antara lain 100 paket sembako, kursi roda, tongkat ketiak, bantuan sarana prasarana pendidikan, bantuan untuk guru ngaji dan marbot, dukungan bagi pelaku UMKM, bantuan pendidikan, hingga bantuan pengadaan air bersih. (Red)