PANDEGLANG, – Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup akses jalan utama di Kampung Canggoang, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, Sabtu (19/9/2026).
Pohon yang diketahui sudah lama mati dan lapuk itu tumbang sekitar pukul 17.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Danramil Cadasari Kapten Inf Mane mengatakan, laporan pohon tumbang diterima Babinsa dari masyarakat. Babinsa Koramil 0102/Cadasari Serka Seprizal Gunawan kemudian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
“Babinsa menerima laporan dari warga bahwa ada pohon mahoni yang sudah lama mati dan lapuk tumbang akibat hujan dan angin kencang,” kata Mane kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).
Pohon tersebut sempat melintang dan menutup akses jalan utama dari arah Pandeglang menuju Pasir Peutuy dan Kampung Domba.
Babinsa bersama aparatur Kelurahan Juhut, RT, RW, dan warga langsung bergotong royong mengevakuasi pohon tersebut. Mereka menggunakan mesin pemotong kayu dan parang untuk memotong batang pohon sebelum dipindahkan dari badan jalan.
“Babinsa bersama aparat kelurahan dan masyarakat bergotong royong memotong dan memindahkan pohon yang tumbang agar jalan bisa kembali dilalui kendaraan,” ujarnya.
Mane memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi akibat kejadian tersebut. Penanganan juga dikoordinasikan dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, dan BPBD Kabupaten Pandeglang.
“Untuk korban jiwa maupun kerugian materi nihil,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBDPK Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan dari masyarakat diterima pada Sabtu sore.
“Hari ini, Sabtu tanggal 19 September 2026, telah diterima laporan dari masyarakat Kecamatan Karangtanjung, Kelurahan Juhut, Jalan Raya Cicadas-Gunung Karang, bahwa telah terjadi pohon tumbang yang menutup akses jalan,” kata Ahmad Riza.
Setelah menerima laporan, tim BPBDPK Pandeglang langsung bergerak ke lokasi. Petugas bersama aparatur Kelurahan Juhut dan masyarakat melakukan evakuasi pohon yang melintang di badan jalan.
“Tim BPBDPK bersama aparatur Kelurahan Juhut dan masyarakat sekitar melakukan evakuasi pohon tumbang. Pohon berhasil dievakuasi dan akses jalan kembali dapat digunakan,” ujarnya.
Ahmad Riza memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Korban jiwa nihil,” katanya.
Setelah pohon berhasil dievakuasi, akses jalan kembali normal. Pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat melintas dari arah Pandeglang menuju Kampung Domba maupun Desa Pasir Peutuy. (Red)


