LEBAK, – Angin segar berembus bagi petani. Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Mulai dari penyediaan benih dan bibit unggul, akses pembiayaan berbunga rendah, hingga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut komunikasi jajaran Kadin dengan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan.
Mulyadi mengatakan, Menteri Pertanian menegaskan kesiapan pemerintah mendistribusikan benih dan bibit unggul ke seluruh kabupaten dan kota sesuai potensi komoditas di masing-masing daerah. Program itu mencakup tanaman pangan, hortikultura, hingga komoditas perkebunan.
“Pak Menteri berkomitmen menyiapkan benih dan bibit unggul bagi daerah-daerah di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” ujar Mulyadi di Rangkasbitung, Selasa.
Selain penyediaan benih, pemerintah juga akan memperluas akses pembiayaan melalui skema subsidi dan kredit berbunga rendah. Menurut Mulyadi, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pinjaman rentenir yang kerap menjadi kendala saat musim tanam.
“Dengan fasilitas pembiayaan yang lebih ringan, petani bisa lebih tenang dalam mengelola usaha pertaniannya,” katanya.
Pemerintah juga akan memperkuat dukungan melalui penyediaan alsintan serta perluasan Program Brigade Pangan untuk mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Mantan Bupati Lebak dua periode itu optimistis berbagai program tersebut akan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani. Menurutnya, jika seluruh komitmen pemerintah direalisasikan secara konsisten, pendapatan petani akan meningkat seiring menguatnya ketahanan pangan nasional.
“Saya optimistis perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian akan membawa perubahan besar. Harapannya, petani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga memiliki penghasilan yang cukup untuk menyekolahkan anak-anak hingga ke perguruan tinggi,” tuturnya.
Mulyadi menambahkan, pertemuannya dengan Menteri Pertanian menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah dan Kadin dalam memperkuat kolaborasi mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. (Red)


