BERITA HOT

10 Napi Perempuan Rutan Pandeglang Dibekali Pelatihan UMKM

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang terus mengoptimalkan program pemberdayaan warga binaan perempuan melalui pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Sebanyak 10 warga binaan perempuan saat ini aktif mengikuti kegiatan produksi berbagai kerajinan tangan bernilai ekonomi. Pelatihan tersebut bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai modal kemandirian setelah bebas menjalani masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Achmad Zaki, mengatakan pelatihan difokuskan pada pembuatan aksesoris seperti gelang manik-manik, gantungan kunci, serta kerajinan rajut berupa peci, topi bayi, dan tas.

“Program ini sejalan dengan arahan Kemenimipas terkait penguatan UMKM di lingkungan pemasyarakatan. Warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga memperoleh premi dari hasil produksi,” kata Zaki kepada, Selasa (13/1/2026).

Menurut Zaki, premi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tabungan keluarga maupun bekal warga binaan saat kembali ke masyarakat. Ia berharap produk hasil karya warga binaan perempuan bisa diterima luas oleh masyarakat.

“Antusiasme pembeli menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan. Mereka merasa tetap berguna dan mampu membantu keluarga meski sedang menjalani masa pidana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pandeglang, Iis Yutapiah, menyampaikan pembinaan keterampilan dilakukan secara terjadwal setiap Jumat. Kegiatan ini melengkapi pembinaan rutin lainnya seperti olahraga, pengajian, dan kesenian degung.

Selain kerajinan tangan, warga binaan perempuan juga memproduksi pangan lokal berupa camilan opak dan emping khas Pandeglang. Produk tersebut saat ini dipasarkan secara internal melalui koperasi bagi pengunjung dan pegawai rutan.

“Pemasaran masih terbatas. Target pasar didominasi keluarga warga binaan serta pesanan terbatas dari instansi luar melalui sistem pre-order,” jelas Iis.

Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah maupun sektor swasta agar produk karya warga binaan dapat menembus pasar UMKM di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. (Red)

Deni

Recent Posts

Peringati Hari Bumi 2026, Tinawati: Bumi Sehat Warisan Terbaik Anak Cucu

TANGERANG, –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari…

8 jam ago

Memiliki Daya Tarik Ekonomi, Banten Jadi Tujuan Migrasi Penduduk

CILEGON, –Provinsi Banten menjadi salah satu tujuan migrasi penduduk dari berbagai daerah karena dinilai memiliki…

8 jam ago

Andra Soni Gandeng Muhammadiyah, Bentengi Anak dari Dampak Negatif Digital

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…

9 jam ago

Ali Hanafiah Terpilih Jadi Ketua Umum FHI Banten Lewat Muslub

SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…

11 jam ago

Ketua LSM Turun Gunung, Ikut Tanam Pohon di Pulosari

PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…

15 jam ago

KPK Temukan 8 Potensi Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…

15 jam ago