BERITA HOT

Warga Jakung Dukung Kerja Sama Sampah Serang–Tangsel, Tapi Minta Jaminan Lingkungan

SERANG, – Warga Lingkungan Jakung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, mendukung rencana kerja sama pengelolaan sampah antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Meski demikian, warga meminta jaminan perlindungan lingkungan, khususnya terkait kualitas air bersih.

Dukungan tersebut disepakati setelah dialog antara perwakilan warga dan pemerintah daerah. Dalam pertemuan itu, warga menyetujui uji coba pengiriman sampah selama tujuh hari untuk melihat langsung dampak operasional di lapangan.

Ketua Paguyuban Jakung Bersatu Ansori mengatakan dukungan warga merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Namun, ia menegaskan aspek lingkungan harus menjadi perhatian utama.

“Kami ingin memastikan pengiriman sampah ini tidak merugikan warga Jakung. Kami meminta jaminan agar kualitas air bersih tetap terjaga,” kata Ansori di Serang kepada media, Jumat (2/1/2026).

Sebagai bentuk pengawasan, warga turut memantau armada pengangkut sampah yang melintas menuju Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong. Ansori mengapresiasi penggunaan armada baru yang dinilai layak operasional, meski tetap memberikan sejumlah catatan teknis kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan.

Kompensasi Infrastruktur Rp 65 Miliar.

Kerja sama lintas daerah tersebut dinilai memiliki nilai strategis bagi pembangunan Kota Serang. Berdasarkan kesepakatan, Pemkot Serang diproyeksikan menerima bantuan keuangan sebesar Rp 65 miliar dari Pemkot Tangerang Selatan.

Dana tersebut rencananya akan diprioritaskan untuk peningkatan infrastruktur di wilayah Cilowong dan sekitarnya sebagai kompensasi atas potensi dampak lingkungan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyambut baik sikap kooperatif warga Jakung. Ia memastikan aspirasi serta catatan evaluasi dari masyarakat akan diakomodasi dalam draf perjanjian kerja sama resmi agar memiliki payung hukum yang kuat.

“Pemerintah Kota Serang berkomitmen menjaga kualitas lingkungan di kawasan TPAS Cilowong. Evaluasi rutin akan dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai kesepakatan,” tegas Budi.

Pengiriman sampah antardaerah di Banten selama ini kerap menjadi isu sensitif dan memicu penolakan warga akibat kekhawatiran polusi dan bau.

Transparansi pengelolaan, termasuk alokasi dana kompensasi serta pengolahan limbah lindi, dinilai menjadi kunci keberlanjutan kerja sama ini dalam jangka panjang. (Red)

Deni

Recent Posts

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

9 jam ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

10 jam ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

1 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

2 hari ago

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…

2 hari ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

3 hari ago