SERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak kaum perempuan di Banten untuk tidak hanya berdiam di rumah. Ia menilai, peluang usaha saat ini semakin terbuka lebar dan bisa dimulai dari rumah.
Hal itu disampaikan Dimyati usai menghadiri pengukuhan Federasi Bisnis Profesional Wanita Indonesia (BPWI) Klub Banten periode 2025–2028 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (6/4/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Presiden BPWI Giwo Rubianto Wiyogo dan Wakil Presiden Heti Andika Perkasa. Dalam kesempatan itu, Irna Narulita resmi dikukuhkan sebagai Presiden BPWI Klub Banten.
Dimyati mengatakan BPWI merupakan organisasi dengan jaringan luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menyebut, organisasi tersebut juga telah mendapat pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Peran BPWI ini besar dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan, khususnya bagi perempuan,” ujar Dimyati.
Ia menegaskan perempuan perlu mandiri secara ekonomi dan tidak terus bergantung pada penghasilan suami.
“Mereka harus bisa berdiri di kaki sendiri,” tegasnya.
Menurut Dimyati, usaha dapat dimulai dari skala kecil atau industri rumahan, seperti kerajinan, jahit-menjahit, hingga kuliner. Ia juga menyoroti peran media sosial yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana pemasaran.
“Perempuan itu aktif di media sosial. Ini bisa jadi modal untuk memulai usaha dari rumah,” katanya.
Dimyati menilai perempuan memiliki keunggulan dalam menjalankan usaha, terutama dalam hal kepercayaan dan profesionalitas.
“Kalau usaha dipegang perempuan, insyaallah amanah dan profesional,” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten akan mendukung penuh perempuan yang ingin berwirausaha, mulai dari pelatihan, bantuan peralatan, hingga kemudahan akses permodalan ke perbankan.
Sementara itu, Presiden BPWI Giwo Rubianto Wiyogo optimistis BPWI Banten akan berkembang pesat melalui berbagai program pemberdayaan perempuan. Ia juga menilai Irna Narulita memiliki pengalaman yang mumpuni dalam memimpin organisasi.
“Ibu Irna sebelumnya juga telah mengajak anggota mengikuti pelatihan AI bersama ICT Watch untuk meningkatkan literasi digital,” jelasnya.
Irna Narulita pun berkomitmen menjalankan amanah dengan maksimal guna memajukan perempuan di Banten.
“Semakin banyak organisasi perempuan, semakin cepat kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa BPWI telah eksis sejak lama, bahkan sejak era 1930-an.
Ke depan, BPWI Banten akan fokus mengembangkan potensi perempuan di berbagai sektor usaha.
“Saya yakin perempuan Banten banyak yang produktif. Tinggal kita dorong agar manfaatnya semakin luas,” tandasnya. (Red(
PANDEGLANG, –Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Pandeglang menyambut positif keputusan Bupati Pandeglang Dewi…
PANDEGLANG, –Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang menunjuk dua jaksa untuk menangani perkara kecelakaan lalu lintas maut…
PANDEGLANG, –DPRD Kabupaten Pandeglang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang segera menetapkan Muslim Taufik sebagai Sekretaris…
SERANG, –Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Banten pada Mei 2026 tercatat sebesar 110,57 atau naik…
SERANG, –Ditreskrimum Polda Banten menangkap empat anggota sindikat pencurian kabel persinyalan kereta api yang beraksi…
JAKARTA, –Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr.H Ali Hanafiah, SH, MH,MSi menyampaikan apresiasi…