BERITA HOT

Wagub Banten Hadiri Konsolidasi Perhajian, Embarkasi Banten Siap Ngebut 2026

TANGERANG, –Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah tancap gas menyiapkan operasional embarkasi haji Banten. Hal itu ditegaskan saat menghadiri Konsolidasi Perhajian dan Umrah Embarkasi Provinsi Banten di Grand El Hajj (Asrama Haji) Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (3/3/2026).

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dalam forum itu dipastikan, embarkasi Banten siap beroperasi pada musim haji 2026. Tak cuma itu, embarkasi ini juga diplot menjadi pilot project layanan terpadu one-stop services.

Buat Banten, ini bukan kabar biasa. Selama ini sekitar 9.000 jamaah haji asal Banten harus berangkat lewat Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Mulai 2026, mereka bisa langsung terbang dari embarkasi sendiri di Cipondoh, Kota Tangerang.

“Ini kerja bareng pemerintah pusat, provinsi, sampai kabupaten/kota. Semua demi ningkatin kualitas layanan jamaah,” kata Dimyati.

Menurutnya, kehadiran embarkasi di Banten bakal memangkas waktu, mempermudah akses, sekaligus bikin jamaah lebih nyaman sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Sementara itu, Dahnil menjelaskan, kesiapan embarkasi ini hasil sinergi banyak pihak. Pemkot Tangerang menghibahkan lahan, sedangkan Pemprov Banten menyiapkan infrastruktur pendukung seperti akses jalan hingga masjid.
“Mulai 2026, warga Banten bisa langsung berangkat ke Tanah Suci dari embarkasi Banten,” tegas Dahnil.

Lebih jauh, ia mengungkapkan embarkasi Banten akan jadi percontohan program one-stop services untuk jamaah umrah. Meski begitu, layanan ini bersifat opsional.

“One-stop services itu pilihan, bukan wajib. Jamaah tetap bebas memilih layanan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Jamaah umrah bisa berangkat mandiri, lewat Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), langsung ke bandara, atau memanfaatkan fasilitas asrama haji.

Program one-stop services merupakan inisiatif Kementerian Haji dan Umrah yang menggandeng Garuda Indonesia serta Direktorat Jenderal Imigrasi. Seluruh proses keberangkatan dipusatkan di satu lokasi: asrama haji. Mulai dari keimigrasian, tiket pesawat, manasik, hingga penginapan domestik.

Di lokasi juga tersedia fasilitas manasik lengkap, termasuk miniatur Kakbah dan sarana latihan sa’i, sehingga jamaah bisa lebih siap sebelum terbang.

Saat ini, setiap hari ada sekitar 3.000–4.000 jamaah umrah yang berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta. Dengan angka sebesar itu, layanan terpadu dinilai jadi solusi agar lebih nyaman dan ekonomis.

“Asrama haji bisa jadi pilihan tempat istirahat yang layak dan lebih terjangkau bagi jamaah,” pungkas Dahnil. (Red)

Deni

Recent Posts

Kokolot Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia, Gubernur Banten Sampaikan Duka

LEBAK, – Kokolot Baduy atau tokoh masyarakat Baduy, Saidi Putra, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026).…

16 jam ago

Rutan Pandeglang Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan, Deteksi Penyakit Sejak Dini

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga…

22 jam ago

Gubernur Banten Turun Tangan, Sengketa TKIP-SDIP Pamulang Akan Dimediasi

TANGSEL, - Gubernur Banten Andra Soni turun tangan menyikapi sengketa kepemilikan dan pengelolaan TK Islam…

2 hari ago

Didesak Teken Pakta Integritas, Tiga Pimpinan DPRD Pandeglang Temui Ratusan Mahasiswa

PANDEGLANG, – Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Pandeglang turun langsung menemui sedikitnya 200 mahasiswa yang tergabung…

2 hari ago

Mahasiswa Pandeglang Soroti PAD dan Anggaran DPRD Rp1,1 Miliar: Jangan Cuma Nikmati Fasilitas!

PANDEGLANG, – Aliansi Mahasiswa Pandeglang Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten…

2 hari ago

KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Dipakai Untuk Pembinaan Olahraga

Bantenonline.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait pengadaan…

2 hari ago