GAYA HIDUP

Turnamen Catur Piala Wagub Banten Jadi Upaya Pembinaan Atlet Muda

TANGERANG, – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan olahraga catur memiliki peran strategis dalam membentuk kecerdasan, kesabaran, sekaligus karakter anak sejak usia dini.

Menurutnya, catur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pendidikan bagi generasi muda.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Open Turnamen Catur Non-Master Piala Wakil Gubernur Banten Tingkat Nasional di Gedung Olahraga (GOR) Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Minggu (25/1/2026).

“Catur itu olahraga yang mencerdaskan dan membentuk karakter. Ini penting untuk anak-anak sejak dini, sekaligus menyiapkan atlet berprestasi ke depan,” kata Dimyati.

Turnamen yang diselenggarakan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Tangerang tersebut diikuti 348 peserta dari berbagai daerah dan lintas usia. Peserta termuda tercatat berusia lima tahun.

Dimyati berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dan merata di seluruh wilayah Banten. Ia juga mendorong agar ke depan turnamen catur bisa diselenggarakan dalam skala yang lebih besar.

“Mudah-mudahan acara seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Ke depan, kita siapkan turnamen yang lebih besar di tingkat Percasi Banten,” ujarnya.

Ia menilai pembinaan catur sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul. Bahkan, Dimyati optimistis Banten mampu melahirkan atlet catur berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Kita berharap bisa mencetak prestasi-prestasi besar, bahkan melahirkan grandmaster dari Banten,” ucapnya.

Selain catur, Dimyati juga mendorong pembinaan di cabang olahraga lainnya. Ia menekankan pentingnya peran organisasi olahraga dalam menggelar turnamen secara rutin untuk menjaring bibit atlet muda, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua Percasi Kota Tangerang Muhammad Irwansyah mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi. Menurutnya, peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

“Peserta berasal dari Aceh, Batam, Lampung, Bandung, dan daerah lainnya. Dari luar negeri juga ada, salah satunya dari Uzbekistan,” kata Irwansyah.

Turnamen ini mempertandingkan dua kategori, yakni kategori junior untuk peserta di bawah 15 tahun dan kategori senior untuk peserta di atas 15 tahun. Kegiatan tersebut diharapkan mampu semakin memperkenalkan catur sebagai olahraga prestisius dan edukatif di tengah masyarakat. (Red)

Deni

Recent Posts

Kesbangpol Banten: Ormas Harus Satu Frekuensi Kawal Program Prioritas Pemprov

SERANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) satu frekuensi dalam mendukung…

5 jam ago

Gubernur Andra Soni Hubungi Gubernur Lampung, Minta Warga Pesisir Bantu Cari 5 Wartawan Hilang

PANDEGLANG, – Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memantau pencarian lima wartawan yang hilang kontak…

18 jam ago

Basarnas Sisir Selat Sunda, 8 Penumpang Speedboat Jurnalis Belum Ditemukan

JAKARTA, – Kabar belum ditemukannya delapan penumpang speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda,…

20 jam ago

SEMMI Banten Apresiasi AKBP Boy Jumalolo, Mahasiswa Didorong Jadi Mitra Kritis Polisi

Bantenonline.com - Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Banten memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan…

1 hari ago

Tukin Kecil Bikin Gairah ASN Pandeglang Loyo, Inovasi dan PAD Ikut Terancam

PANDEGLANG, - Rendahnya tunjangan kinerja (tukin) atau tunjangan daerah (Tunda) Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

1 hari ago

Dua Aset Banten Dilirik Investor, Nilainya Nyaris Rp1 Triliun

SERANG, – Pemerintah Provinsi Banten mulai menuai hasil dari upaya mengoptimalkan aset daerah. Dua aset…

1 hari ago