GAYA HIDUP

Tiga Jabatan Eselon 2 Pemprov Banten Kosong, Plt Kadishub Diumumkan Besok PP

SERANG, – Tiga jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Banten saat ini kosong. Kekosongan itu terjadi karena sejumlah pejabat memasuki masa purna tugas.

Tiga posisi yang belum memiliki pejabat definitif tersebut yakni Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), dan Kepala Biro Hukum Setda Banten.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Ai Dewi Suzana mengatakan, dua jabatan saat ini sudah diisi pelaksana tugas (Plt). Sementara Plt Kepala Dinas Perhubungan masih dalam proses penunjukan.

“Total ada tiga. Sebelumnya satu, Dinas Pertanian. Saat ini ada dua lagi yakni Biro Hukum dan Dinas Perhubungan,” kata Ai kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Untuk sementara, jabatan Plt Kepala Dinas Pertanian dijabat M Nasir yang juga merupakan pejabat definitif di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten. Sedangkan Plt Kepala Biro Hukum dijabat Furkon yang saat ini juga menjabat Kepala Biro Pemerintahan Setda Banten.

Ai mengungkapkan, nama pejabat yang akan mengisi posisi Plt Kepala Dinas Perhubungan akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Untuk posisi Kadishub, kita masih proses. InsyaAllah besok sudah ada namanya dan bisa langsung bertugas. Nanti diinformasikan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Ai, proses pengisian pejabat definitif untuk ketiga jabatan tersebut masih berjalan. Saat ini BKD tengah melakukan pemetaan jabatan eselon III dan IV sebagai bagian dari penataan birokrasi.

“Saat ini untuk jabatan eselon III dan IV masih kita lakukan pemetaan. Nanti bisa jadi berbarengan, atau bisa juga lebih cepat,” jelasnya.

Meski terdapat kekosongan jabatan, Ai memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya program kerja maupun target pembangunan yang telah ditetapkan.

“Tidak juga, hanya beban kerjanya yang bertambah,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Banten Efu Saefullah meminta proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.

Menurut Efu, jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) merupakan posisi strategis yang berpengaruh terhadap pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

“Kepala OPD ini jabatan strategis. Seleksi harus dilakukan dengan profesional, objektif, dan transparan supaya penilaian yang dilakukan sesuai dengan kompetensi pejabatnya,” ujar Efu.

Ia menilai penempatan pejabat yang tidak sesuai kompetensi dapat berdampak terhadap efektivitas birokrasi dan pencapaian target pembangunan daerah.

“Supaya roda pemerintahan tetap berjalan efektif, tentu harus ada komitmen Pemprov Banten bahwa penempatan pejabat harus sesuai kompetensinya,” tegasnya. (Aldo)

Deni

Recent Posts

Petani Banten Ditarget Makin Sejahtera, Panen Padi Tembus 12,88 Ton per Hektare

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni ingin petani di wilayahnya makin sejahtera. Salah satu jurusnya,…

1 jam ago

Patroli Rutin Polres Pandeglang Gencar Tegur Pelanggar Lalu Lintas

PANDEGLANG, – Satlantas Polres Pandeglang rutin menggelar patroli simpatik untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Dalam…

5 jam ago

Masyarakat Terbantu, Pemerataan Akses Pendidikan Gubernur Andra Soni Semakin Berkeadilan

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah…

8 jam ago

DPRD Pandeglang Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Melorot Rp170 Miliar

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang resmi menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran…

22 jam ago

Tak Sekadar Kejar Target, Andra Soni Ingin Semua Warga Banten Sehat Lewat CKG

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni tak ingin Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya sekadar…

23 jam ago

Balik ke Sekolah, Mentrans Iftitah Jadi Pembina Upacara Saya Datang Sebagai Alumni, Bukan Menteri

PANDEGLANG, – Ada yang spesial dari kunjungan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara ke SMP…

1 hari ago