BANTEN, – Kawasan wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata modern dan berkelanjutan.
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pengembangan kawasan yang kini tak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga inovasi dan pengalaman wisata.
Di tengah tren positif pariwisata nasional, Tanjung Lesung konsisten membangun citra sebagai destinasi yang memorable.
Sepanjang 2025, berbagai agenda komunitas dan event berskala besar digelar untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih interaktif bagi pengunjung.
Sejumlah kegiatan seperti Rhino Eco Run, Sunset Fun Run Fest, Aero Sport Fest, hingga Exciting Banten Festival sukses menarik wisatawan dari berbagai kalangan. Aktivitas lari di tepi pantai, wisata kuliner lokal, hingga pameran kerajinan daerah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Event-event di Tanjung Lesung bukan sekadar inovasi untuk mendatangkan pengunjung. Kami ingin menjadikannya tempat yang memorable, di mana orang datang, berinteraksi, dan pulang membawa cerita,” kata Direktur Utama Tanjung Lesung, Poernomo Siswaprasetijo.
Poernomo menyebut, pengembangan kawasan juga dibarengi dengan komunikasi aktif bersama pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta para pemangku kepentingan pariwisata.
Upaya tersebut turut mengantarkan Tanjung Lesung meraih penghargaan Kabar Banten Awards dan memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan di Banten.
Tol Serang–Panimbang Ubah Akses Wisata
Optimisme pengembangan kawasan kian menguat seiring rencana dibukanya Tol Serang–Panimbang Seksi 2 pada Oktober 2026. Tol ini diperkirakan memangkas waktu tempuh dari Jabodetabek ke Tanjung Lesung menjadi sekitar dua hingga dua setengah jam.
“Tol ini akan mengubah peta wisata Jabodetabek. Tanjung Lesung tak lagi terasa jauh, bahkan setara dengan perjalanan ke Puncak, Bogor,” ujar Poernomo, yang juga menjabat CEO Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter.
Menyambut momentum tersebut, pengelola kawasan terus menambah dan memperkaya atraksi wisata, mulai dari olahraga air, aktivitas darat, hingga wisata budaya. Empat pantai yang dimiliki, termasuk private beach Kalica, dirawat secara rutin untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.
Pilihan akomodasi juga disiapkan dengan beragam harga agar dapat menjangkau berbagai segmen wisatawan.
Perkuat Keamanan dan Keberlanjutan
Dari sisi keamanan, Tanjung Lesung membangun pengaman pantai sepanjang 14 kilometer yang dilengkapi jogging track dan pedestrian. Fasilitas ini kini menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.
Selain itu, pengelola kawasan juga fokus pada keberlanjutan lingkungan melalui berbagai program, seperti pembersihan pantai, penanaman pohon, penangkaran penyu, konservasi terumbu karang, hingga program orangtua asuh terumbu karang.
“Ini adalah ikhtiar kami menjaga harmoni antara alam dan pariwisata, agar keindahan Tanjung Lesung tetap bisa dinikmati generasi mendatang,” pungkas Poernomo. (Red)
SERANG - Satu batang pohon berukuran besar tumbang dan menutup akses jalan Serang-Pandeglang, tepatnya di…
SERANG - Ditengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Banten berencana akan melakukan pergeseran Anggaran Pendapatan…
SERANG - Kepolisian Daerah Banten, melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), berhasil membongkar kasus pengoplosan…
SERANG - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengikuti acara ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih…
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten dalam waktu dekat akan mengoptimalkan layanan bus shuttle untuk antar…
PANDEGLANG, –Kabar baik buat warga Pandeglang. Pemkab setempat berencana merevitalisasi Pasar Badak yang kondisinya kini…