BERITA HOT

Simkopdes Digeber! 72 Gerai Koperasi Desa di Pandeglang Sudah Dibangun

PANDEGLANG, –Gaspol! Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pandeglang (DKUPP) mencatat progres penerapan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) Desa Merah Putih terus menanjak.

Peningkatan ini sejalan dengan percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan DKUPP Pandeglang, Dindin Herdiansyah, memastikan Simkopdes bakal jadi “otak” operasional koperasi desa begitu gerai rampung dibangun.

“Saat ini pembangunan gerai masih dalam fase konstruksi sesuai tahapan dari Kementerian Koperasi. Tahap berikutnya operasionalisasi, dan Simkopdes menjadi sistem utama yang wajib digunakan seluruh KDKMP,” tegas Dindin kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).

Targetnya nggak main-main. Dari total 339 desa dan kelurahan di Pandeglang, semuanya dibidik memiliki KDKMP. Sampai sekarang, pembangunan gerai sudah berjalan di 72 desa dan kelurahan.

Data lahan yang masuk lewat portal TNI sebagai leading sector mencatat 103 lokasi diusulkan. Dari jumlah itu, 85 titik dinyatakan layak dibangun dan 72 lokasi sudah masuk tahap konstruksi.

Progres sistemnya juga makin kinclong. Kalau sebelumnya ada 11 desa dan kelurahan yang belum bisa bikin akun Simkopdes, kini tinggal enam desa saja yang belum terdaftar.

“Sekarang tinggal enam KDKMP lagi yang belum memiliki akun Simkopdes. Kami terus lakukan pendampingan lewat tim IT dinas supaya semuanya segera terdaftar,” ujarnya.

Dindin menegaskan, hambatan bukan datang dari desa. Biang keroknya justru sinkronisasi data antar kementerian.

“Kendala utamanya ada pada data badan hukum koperasi yang belum sinkron antara Kementerian Hukum dan Kementerian Koperasi, sehingga proses registrasi akun sempat terkendala,” bebernya.

Selain urusan sistem, tantangan lain masih klasik: lahan. Berdasarkan data Simkopdes, sekitar 208 desa dan kelurahan sudah mengajukan lahan. Artinya, masih ada wilayah yang belum punya aset desa atau lahan pemerintah untuk pembangunan gerai.

Belum lagi faktor cuaca yang ikut memperlambat pengerjaan. Padahal, pemerintah pusat menargetkan pembangunan gerai koperasi rampung pada Maret mendatang.

Meski begitu, DKUPP tetap optimistis. Pembangunan fisik dan kesiapan sistem diyakini bisa tancap gas bareng-bareng, sehingga koperasi desa segera beroperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

“Kami berharap seluruh desa segera punya gerai dan sistem operasional yang siap, sehingga koperasi desa benar-benar jadi motor penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa

TANGERANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

16 jam ago

Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air Bersih di Lebak Aman Selama Kemarau

LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air…

19 jam ago

Oktober 2026, Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal Tak Kantongi Sertifikat Halal, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Pidana

PANDEGLANG, – Seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia, baik barang konsumsi maupun produk industri, wajib…

1 hari ago

Disdikpora Pandeglang Benahi Fasilitas Olahraga, Optimistis PAD Tembus Rp 271 Juta

PANDEGLANG, – Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus…

1 hari ago

Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi Rakyat

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menilai turnamen sepak bola yang digelar masyarakat bukan sekadar…

2 hari ago

Dongkrak UMKM Kuliner, Gedung Juang Pandeglang Gelar Lomba Karaoke Berhadiah Jutaan Rupiah

PANDEGLANG, – Paguyuban Wisata Kuliner Gedung Juang menggelar Lomba Karaoke All Genre (GELORA) 2026 sebagai…

2 hari ago