PANDEGLANG, –Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Provinsi Banten tak tinggal diam menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Mereka turun langsung melakukan monitoring pengamanan sesuai tupoksinya ketentraman dan ketertiban umum di sejumlah kawasan wisata Banten Selatan, termasuk Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan ini digelar bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pandeglang, sekaligus dirangkai dengan buka puasa bersama di hari ke-26 Ramadan.
Kepala Satpol PP Provinsi Banten, Nana Suryana, ST,MSi menegaskan monitoring dilakukan secara terpadu lintas sektor.
“Monitoring ini melibatkan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, termasuk pelajar dan Pramuka untuk deteksi dini gangguan ketentraman dan ketertiban umum selama mudik Lebaran,” ujar Nana, Selasa (17/3/2026) di sela kegiatan tersebut.
Tim gabungan tak sekadar patroli biasa. Mereka menyisir titik-titik rawan kemacetan, mulai dari Pasar Baros, Cadasari, hingga pertigaan Mengger. Kawasan wisata seperti Carita dan Anyer juga masuk radar pengawasan.
“Yang rawan itu Mengger dan Cadasari. Di sana kami lakukan monitoring gabungan dengan TNI-Polri,” tegasnya.
Untuk pengamanan mudik, Satpol PP Provinsi Banten mengerahkan 180 personel. Mereka disiagakan penuh di sejumlah pos pengamanan selama 24 jam.
Nana mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat mudik maupun berwisata.
“Hindari titik macet, koordinasi dengan petugas, dan manfaatkan layanan pengaduan Polri. Saat keramaian, potensi kejahatan juga harus diwaspadai,” pesannya.
Kabar baiknya, arus mudik sejauh ini masih relatif lancar.
“Alhamdulillah masih lancar. Tapi biasanya mulai padat Rabu malam atau malam Kamis,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Pandeglang, Agus Amin Mursalin,SH,MH menyambut positif langkah Satpol PP Provinsi Banten.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi kunci menjaga situasi tetap kondusif.
“Sejak awal kami sudah bangun kolaborasi untuk mengantisipasi lonjakan mudik dan gangguan kamtibmas,” katanya.
Ia menambahkan, pengawasan juga dilakukan hingga malam hari, termasuk di kawasan alun-alun yang menjadi zona bebas pedagang kaki lima.
“Kami pastikan tetap tertib, sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat,” tandasnya. (Red)
PANDEGLANG, –Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir kendaraan di Kabupaten Pandeglang pada…
Jakarta - Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pelayanan kesehatan saat ini harus mampu beradaptasi dengan…
TANGSEL - Benyamin Davnie meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan lebih fokus…
Bantenonline.com - Memilih hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan. Menjelang Idul Adha, masyarakat diimbau lebih…
PANDEGLANG, –Seluruh pimpinan DPRD Pandeglang disebut telah memberikan masukan kepada pihak eksekutif terkait sosok Sekretaris…
SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cilangkahan.…