EDUKASI

Rampak Bedug Banten Bikin Ribuan Warga Bandung Terpukau di Kirab Budaya Padjadjaran

BANDUNG, –Penampilan rampak bedug khas Banten sukses mencuri perhatian ribuan warga dalam puncak Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran yang menjadi bagian dari rangkaian Mahkota Ajeg Ki Sunda 2026 di Kota Bandung, Minggu.

Dentuman bedug yang dipadukan dengan atraksi pencak silat dan debus menggema di lokasi acara. Suasana pun makin meriah saat penampilan budaya tersebut berlangsung di hadapan masyarakat yang memadati kawasan kirab.

Penampilan delegasi Provinsi Banten itu turut disaksikan langsung Gubernur Jawa Barat atau Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Banten menjadi salah satu peserta dalam kirab budaya gagasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam durasi sekitar lima menit, tim kesenian Banten menampilkan kolaborasi rampak bedug, teatrikal budaya, pencak silat hingga atraksi debus.

Koordinator penampilan Banten, , mengatakan kesempatan tampil di acara tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya Banten ke masyarakat luas.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami bisa tampil di acara sebesar ini. Meski durasi singkat, kami berupaya menampilkan yang terbaik agar masyarakat bisa melihat bahwa budaya Banten memiliki kekuatan, semangat, dan nilai seni yang luar biasa,” ujar Tirta.

Menurutnya, seluruh tim melakukan persiapan intensif demi menghadirkan penampilan maksimal. Konsep pertunjukan dirancang dengan memadukan hentakan rampak bedug, teatrikal, pencak silat hingga debus yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa rampak bedug bukan hanya pertunjukan, tetapi simbol kebersamaan dan identitas budaya Banten. Harapannya ini bisa memotivasi generasi muda untuk terus melestarikannya,” katanya.

Seni rampak bedug dari Pandeglang tampil di Bandung.

Sebelum tampil di Bandung, delegasi budaya Banten juga mengikuti rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 di sejumlah daerah di Jawa Barat, mulai dari Bogor, Karawang hingga Cirebon.

Partisipasi tersebut menjadi bukti kolaborasi budaya antardaerah tetap kuat. Selain itu, seni tradisional juga dinilai masih mampu menarik perhatian masyarakat di tengah perkembangan zaman. (Yus)

Deni

Recent Posts

Timnas Jadi Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tundukkan Thailand

JAKARTA, – Akhirnya juara juga! Timnas Indonesia sukses mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah…

2 jam ago

HUT TNI Ke-81, Dandim Lebak: TNI Harus Manunggal dengan Rakyat

LEBAK, – Memasuki usia ke-81, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat sinergi dan kemanunggalan dengan…

3 jam ago

HUT ke-81 TNI, Kapolres Pandeglang Sambangi Kodim Bawa Tumpeng

PANDEGLANG, – Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono menyambangi Kodim 0601/Pandeglang untuk memberikan ucapan selamat HUT…

10 jam ago

Puluhan Hektare Sawah di Pandeglang Tak Bisa Digarap Gegara Kekeringan

PANDEGLANG, – Puluhan hektare persawahan di Desa Karangsetra, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, Banten, terdampak kemarau…

1 hari ago

Kapolri Suyudi Ziarah ke Makam Kakek di Pandeglang

PANDEGLANG, - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyempatkan diri berziarah ke makam kakeknya di…

1 hari ago

Eks Kapolda Irjen Pol Henky: Banten Kampung Kedua, Tempat Saya Pensiun

LEBAK, - Banten punya tempat khusus di hati Irjen Pol Henky. Mantan Kapolda Banten yang…

1 hari ago