JAKARTA, –Kerja nyata Gubernur Banten Andra Soni membangun desa akhirnya menuai apresiasi. Lewat program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Andra Soni diganjar Anugerah Indoposco 2026 kategori Gubernur Peduli Infrastruktur Desa.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam Anugerah Indoposco dalam rangka HUT ke-5 Indoposco di Aston Kartika Grogol Hotel and Conference Center, Jakarta, Rabu (3/2/2026).
Andra Soni mengatakan, penghargaan itu menjadi suntikan semangat untuk terus membangun desa sebagai fondasi pemerataan ekonomi. Menurutnya, Bang Andra lahir dari keberpihakan Pemprov Banten terhadap desa-desa yang masih terbatas anggarannya.
“Pembangunan infrastruktur desa selama ini kerap dianggap urusan kabupaten atau desa. Padahal, pemerintah provinsi juga punya tanggung jawab,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan, bersama Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Pemprov Banten sepakat menjadikan pembangunan jalan desa sebagai kewajiban bersama.
“Mulai tahun ini, membangun infrastruktur desa juga menjadi tanggung jawab gubernur dan wakil gubernur. Kita ingin benar-benar membangun dari bawah,” tegasnya.
Melalui program Bang Andra, Pemprov Banten melakukan intervensi langsung pada pembangunan poros desa, terutama di wilayah yang dana desanya terbatas. Program ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi pertumbuhan ekonomi perdesaan.
“Memang belum semua persoalan teratasi. Tapi ini menjadi landasan agar jalan desa mendapat perhatian serius,” katanya.
Anggaran Bang Andra sendiri berasal dari hasil efisiensi belanja daerah. Pemprov Banten merelokasi anggaran kegiatan seremonial, kunjungan kerja, dan kegiatan sejenisnya untuk pembangunan jalan desa.
Sepanjang 2025, Pemprov Banten telah membangun 62 ruas infrastruktur desa, terdiri dari 61 ruas jalan desa dan satu jembatan. Ke depan, anggaran program ini akan ditingkatkan dengan cakupan yang lebih luas, seiring sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Harapannya, jalan desa bisa membuka akses ekonomi, menghubungkan potensi lokal, dan mengurangi kesenjangan kota dan desa. Insya Allah, pelan tapi pasti,” pungkas Andra.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Indonesia Digital Posco Syarif Hidayatullah mengatakan, Anugerah Indoposco merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh dan lembaga yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penyemangat agar kontribusi positif terus berlanjut ke depan,” ujarnya. (Red)
PANDEGLANG, – Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…
PANDEGLANG, – Pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kelima.…
PANDEGLANG, – Upaya mencari lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…
PANDEGLANG, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten turun tangan membantu operasi pencarian lima…
LEBAK, – Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten bersama Aliansi Masyarakat Anti Matel menggelar aksi unjuk…
PANDEGLANG, – Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak…