GAYA HIDUP

PPPK Penuh Waktu di Pandeglang Tak Terima TPP pada 2025

PANDEGLANG, – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dipastikan tidak menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada 2025. Kebijakan itu diambil karena kapasitas fiskal daerah dinilai belum memadai.

Kepala Sub Bidang Penyusunan Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang, Opik, mengatakan sebanyak 5.211 PPPK penuh waktu pada tahun anggaran 2025 hanya akan menerima gaji pokok.

“Untuk tahun 2025, seluruh PPPK penuh waktu tidak mendapatkan TPP. Hanya mendapatkan gaji saja,” ujar Opik, Selasa (18/11/2025).

Menurut dia, Pemkab belum mampu mengalokasikan TPP bagi PPPK karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pandeglang masih rendah. Pada 2024, realisasi PAD hanya mencapai Rp207 miliar dari target Rp350 miliar.

Adapun untuk TPP aparatur sipil negara (ASN) berstatus PNS pada 2025, pembayaran hanya dilakukan selama enam bulan dan dengan nilai setengah dari besaran normal.

Opik menambahkan, untuk tahun anggaran 2026, pemberian TPP bagi PPPK belum dapat dipastikan. “Nanti saat penetapan APBD 2026 barulah dapat dijelaskan kondisi anggarannya,” katanya.

Regulasi TPP

Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2026. Salah satu poin penting dalam regulasi ini adalah pengaturan pemberian TPP bagi ASN di daerah. Mekanisme pemberian TPP harus mendapat persetujuan DPRD melalui pembahasan KUA-PPAS, sebagai bagian dari penyusunan APBD induk. Dengan demikian, kebijakan TPP memiliki landasan hukum dan masuk dalam perencanaan anggaran resmi.

Data Kepegawaian

Analis SDM Aparatur pada BKPSDM Pandeglang, Juwita Mutachirriyah, menyampaikan jumlah PPPK penuh waktu saat ini mencapai 5.211 orang, hasil dari tiga tahap pengangkatan: 4.728 orang pada tahap pertama, 478 orang pada tahap kedua, dan 5 orang pada tahap ketiga.

Sementara itu, jumlah ASN berstatus PNS tercatat 7.489 orang pada 2025. (Red)

Deni

Recent Posts

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Andra Soni Minta Warga Pakai Masker

SERANG, – Pemerintah Provinsi Banten meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berada…

5 jam ago

Ketua HNSI Pandeglang Imbau Nelayan Tak Dekati Anak Krakatau Radius 3 Km

PANDEGLANG, – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pandeglang, Dede Widiarso, mengimbau para nelayan…

7 jam ago

Wayang Nganjor Indonesia Bawa Rampak Bedug Pandeglang ke Panggung Nasional

JAKARTA, – Rampak Bedug khas Pandeglang, Banten, menggema di panggung nasional. Wayang Nganjor Indonesia membawa…

23 jam ago

Kokolot Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia, Gubernur Banten Sampaikan Duka

LEBAK, – Kokolot Baduy atau tokoh masyarakat Baduy, Saidi Putra, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026).…

2 hari ago

Rutan Pandeglang Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan, Deteksi Penyakit Sejak Dini

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga…

2 hari ago

Gubernur Banten Turun Tangan, Sengketa TKIP-SDIP Pamulang Akan Dimediasi

TANGSEL, - Gubernur Banten Andra Soni turun tangan menyikapi sengketa kepemilikan dan pengelolaan TK Islam…

3 hari ago