Pesan Haru Ayah Korban Innova Maut Pandeglang: Jangan Paksakan Berkendara Jika Sakit

PANDEGLANG, –Kecelakaan tragis terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.29 WIB. Sebuah mobil Toyota Innova menabrak sejumlah siswa dan pedagang yang tengah beraktivitas saat jam istirahat sekolah.

Akibat kejadian tersebut, satu siswa dilaporkan meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis.

Saksi mata di lokasi, Sutisna, mengatakan peristiwa terjadi begitu cepat. Mobil tiba-tiba melaju dan menghantam kerumunan di area sekolah.

“Kejadiannya cepat sekali, tiba-tiba mobil sudah menabrak siswa dan pedagang. Warga langsung berusaha menolong korban,” kata Sutisna.

Dari total sembilan korban, satu orang meninggal dunia, satu pedagang dalam kondisi kritis, dan tujuh lainnya mengalami luka-luka. Saat ini para korban masih menjalani perawatan intensif.

Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ia diduga mengemudi dalam kondisi kesehatan yang tidak prima.

Bupati Pandeglang Dewi Setiani saat melihat kondisi para korban yang dirawat di RSUD Berkah.

Mursidi disebut memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes. Saat kejadian, ia bahkan dilaporkan menggunakan selang oksigen. Kini, ia tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Kota Pandeglang dengan kondisi masih mendapat penanganan medis.

Duka dan kekhawatiran turut dirasakan keluarga korban, Royadi Sopian. Salah satu ayah dari siswa kelas 4 SD yang menjadi korban luka mengaku terkejut saat menerima kabar tersebut.

“Saya kaget sekali. Dapat kabar saat sedang kerja jauh dari sini. Alhamdulillah anak saya sudah ditangani dan tidak mengalami luka parah,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan pesan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, kondisi fisik pengemudi sangat menentukan keselamatan di jalan.

“Ke depan semoga lebih hati-hati. Kalau memang kondisi badan kurang sehat, sebaiknya jangan dipaksakan untuk berkendara,” tutupnya. (Yus)

Deni

Recent Posts

Bupati Tangerang Resmikan Sekretariat KAHMI-HMI, Harap Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga

TANGERANG, –Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meresmikan Sekretariat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan…

1 menit ago

Tokyo Billiard Buka Cabang di Pandeglang, Usung Konsep Syariah Tanpa Miras dan Judi

PANDEGLANG, – Tokyo Billiard membuka cabang barunya di Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Sabtu…

44 menit ago

Hadiri Promosi Doktor Ratna Dewi, Wagub Dimyati: Ilmuwan Harus Banyak Berinovasi

SERANG, –Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mendorong para ilmuwan terus melahirkan inovasi yang dapat menjadi…

23 jam ago

Waspada Penipuan Digital, Nomor WhatsApp Catut Nama Ketua PWI Banten Sebarkan Kabar Duka Palsu

SERANG, – Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat publik…

1 hari ago

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Maxim Pandeglang Edukasi Konservasi Terumbu Karang di Sekolah

PANDEGLANG, – Upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini terus dilakukan di wilayah pesisir Kabupaten…

1 hari ago

DPC PPP Pandeglang Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

PANDEGLANG, – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pandeglang menyalurkan 10 ribu liter air bersih…

2 hari ago